PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa angka kecelakaan fatal selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data hingga hari ke-12 masa siaga angkutan Lebaran, tingkat fatalitas turun 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Dapat kami sampaikan terjadi peristiwa fatalitas yang turun 28 persen dibandingkan periode yang sama 12 hari dalam siaga angkutan Lebaran,” ujar Awaluddin dalam konferensi pers di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, hingga Selasa malam tercatat 228 korban meninggal dunia. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 318 korban jiwa, menunjukkan adanya perbaikan dalam aspek keselamatan perjalanan mudik.
Penurunan ini disebut sebagai hasil dari berbagai upaya pengawasan dan peningkatan keselamatan selama masa mudik.
“Fokus kami adalah menekan angka fatalitas, dan sejauh ini terjadi penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Awaluddin.
Sebagai bentuk tanggung jawab negara terhadap korban kecelakaan, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia.
“Kami sudah memberikan santunan sampai dengan tadi malam Rp 11,2 miliar kepada 224 korban yang meninggal dunia dari 228 yang kami catat,” kata dia.
Awaluddin menjelaskan, kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran masih didominasi oleh pengendara sepeda motor. Kecelakaan rata-rata terjadi akibat pengemudi kelelahan.
“Berbagai penyebab peristiwa ini fatigue driving atau kelelahan dari pengemudi, jarak perjalanan yang cukup jauh di atas kurang lebih enam sampai tujuh jam perjalanan dan kemudian kondisi dari kendaraan bermotornya,” kata dia menjelaskan.
Jasa Raharja menegaskan, akan terus memantau kondisi keselamatan selama sisa periode arus balik Lebaran guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman hingga akhir masa libur.
“Kami berharap hingga akhir musim mudik Lebaran, keselamatan dan kelancaran perjalanan tetap terjaga. Kita doakan masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik Lebaran dapat kembali dengan aman, nyaman, tertib, dan selamat sampai tujuan,” tutupnya.




