PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Harga sejumlah komoditas pangan nasional menunjukkan tren penurunan pada Selasa (31/3/2026), terutama pada kelompok cabai, daging, dan telur ayam. Sementara itu, harga beras terpantau stabil di berbagai kualitas, menandakan pasokan masih terjaga.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan signifikan. Cabai rawit merah tercatat di kisaran Rp85.750 per kilogram atau turun sekitar 9,02 persen.
Penurunan juga terjadi pada cabai merah keriting yang berada di level Rp47.500 per kilogram atau turun sekitar 16,67 persen, serta cabai merah besar di kisaran Rp48.800 per kilogram atau turun 13,17 persen. Tren penurunan ini mengindikasikan mulai membaiknya pasokan cabai di sejumlah daerah pascalebaran.
Di sisi lain, harga bawang juga terpantau menurun. Bawang putih ukuran sedang berada di harga Rp40.450 per kilogram atau turun 0,62 persen. Sedangkan bawang merah ukuran sedang tercatat Rp47.200 per kilogram meski masih mengalami kenaikan 5,24 persen dibanding hari sebelumnya.
Selain cabai dan bawang, komoditas protein hewani juga mengalami koreksi harga. Daging ayam ras segar tercatat turun menjadi sekitar Rp42.850 per kilogram atau turun sekitar 0,7 persen, sementara harga telur ayam ras berada di kisaran Rp33.400 per kilogram, juga mengalami penurunan tipis sebesar 0,74 persen.
Harga daging sapi masih relatif tinggi, namun mulai menunjukkan penurunan ringan. Daging sapi kualitas I berada di kisaran Rp148.450 per kilogram atau turun sebesar 1,53 persen dan daging sapi kualitas II sekitar Rp140.200 per kilogram atau turun sebesar 1,44 persen.
Di sisi lain, harga beras nasional terpantau stabil di berbagai kategori. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing berada di kisaran Rp14.500 per kilogram, sedangkan beras medium berkisar antara Rp15.850 hingga Rp16.000 per kilogram.
Untuk beras premium, harga berada di rentang Rp16.800 hingga Rp17.250 per kilogram. Stabilnya harga beras ini menunjukkan ketersediaan stok yang cukup di pasar.
Untuk komoditas gula, gula pasir premium berada di harga Rp20.100 per kilogram atau naik 0,5 persen. Gula pasir lokal juga mengalami kenaikan tipis menjadi Rp18.900 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng menunjukkan tren beragam. Minyak goreng curah berada di level Rp19.850 per kilogram atau naik 1,02 persen. Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp23.000 per kilogram atau naik naik 0,44 persen, sedangkan bermerek II di Rp22.000 per kilogram atau naik 0,69 persen.
Secara keseluruhan, dinamika harga pangan nasional pada akhir Maret 2026 didominasi oleh penurunan pada komoditas hortikultura dan protein hewani, sementara bahan pokok utama seperti beras relatif stabil.




