PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Isu perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto menguat pada Senin (27/4/2026). Sejumlah tokoh penting terlihat mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, memicu spekulasi bahwa pelantikan pejabat baru akan dilakukan hari ini.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejak pukul 13.52 WIB, sejumlah nama seperti Jenderal (Purn) Dudung Abdurrachman, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat, Abdul Kadir Kading, Muhammad Qodari, Hanif Faisol, hingga Hasan Nasbi mulai berdatangan ke Istana.
Kedatangan mereka beriringan dengan kabar bahwa Presiden akan melantik pejabat baru pada pukul 15.00 WIB. Beberapa di antaranya bahkan mengaku menerima undangan resmi untuk menghadiri agenda pelantikan tersebut.
Jenderal (Purn) Dudung dikabarkan akan dilantik menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan M.Qodari. Sedangkan, Qodari akan mengisi posisi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI menggantikan Angga Raka Prabowo.
“Tadi ditelfon Pak Seskab (Teddy Indra Wijaya). Bapak presiden meminta saya membantu proses komunikasi secara maksimal untuk program kerja pemerintah yang latar belakangnya adalah tujuan kita bernegara,” kata Qodari.
Beredar pula nama Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat menjadi Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol. Sementara itu, Hanif dikabarkan menjadi Wakil Menteri Koordinator Pangan.
“Belum tahu persisnya. Menteri LH banyak tugas dan harus kita tuntas, kerja keras,” ujar Jumhur di Istana.
Hasan Hasan Nasbi dikabarkan dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Dia merupakan mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Kemudian, Abdul Kadir Karding disebut menjadi Kepala Badan Karantina Nasional menggantikan Sahat Manaor Panggabean. Karding merupakan mantan Menteri P2MI.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab kabar Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet Merah Putih, pada Senin (27/4). Bahlil meminta semua pihak menunggu.
“Ya nanti kita lihat aja ya,” kata Bahlil usai bertemu Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/4).
Bahlil enggan mengungkapkan apakah ada pembahasan reshuffle kabinet dengan Prabowo. Dia mengatakan ada beberapa hal yang tak bisa disampaikan kepada publik.
“Ada semuanya yang tidak perlu disampaikan ya,” ujarnya.
Selain itu, Prabowo dikabarkan juga akan melakukan perombakan kabinet pada beberapa kursi menteri. Informasi yang beredar adalah kursi Menteri Luar Negeri, Menteri Pariwisata hingga Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
“Tapi (reshuffle) untuk menteri dan menko, Presiden akan melakukan dan mengumumkannya secara bertahap,” kata seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.



