32.3 C
Jakarta
Sunday, May 17, 2026
spot_img

Kemenperin Optimistis Kosmetik dan Parfum Jadi Pilar Industri Nasional

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meyakini industri kosmetik, parfum, dan wellness akan menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat struktur industri nasional di tengah meningkatnya permintaan pasar domestik dan kinerja ekspor yang terus tumbuh.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan daya saing sektor tersebut sebagai bagian dari strategi peningkatan nilai tambah industri nasional.

“Industri kosmetik, parfum, dan wellness memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi salah satu pilar pertumbuhan industri nasional. Pemerintah akan terus hadir melalui kebijakan yang mendukung, fasilitasi, dan penguatan ekosistem industri agar mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Kemenperin menilai prospek industri kosmetik di Indonesia sangat menjanjikan, didukung oleh jumlah penduduk yang besar dan didominasi usia produktif. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar kosmetik terbesar di kawasan, sehingga prospek pertumbuhannya dinilai sangat menjanjikan.

Selain itu, tren gaya hidup sehat dan perawatan diri yang semakin meningkat turut mendorong permintaan produk kosmetik dan parfum. Produk-produk tersebut kini tidak hanya menjadi kebutuhan estetika, tetapi juga bagian dari gaya hidup modern masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jumlah pelaku industri kosmetik nasional pada 2025 telah menembus lebih dari 1.500 unit usaha, dengan lebih dari 90 persen merupakan industri kecil dan menengah (IKM).

Hal ini menunjukkan bahwa sektor kosmetik tidak hanya didominasi perusahaan besar, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha kecil dan wirausaha nasional.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menekankan pentingnya inovasi serta pemenuhan standar keamanan agar produk lokal mampu bersaing di pasar global.

Ia menyatakan pengusaha harus peka terhadap peluang.

“IKM kosmetik juga harus peka dan paham tentang berbagai standar keamanan dalam menghadirkan produk kosmetik yang berkualitas,” ungkap Reni saat acara Grand Opening Prioritas Wellness Indonesia di Tangerang.

Reni menilai kehadiran fasilitas manufaktur modern merupakan faktor krusial untuk memperkuat struktur industri nasional.

“Pembukaan fasilitas produksi ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan dan perluasan usaha. Sekaligus menjadi sinyal positif bahwa sektor manufaktur nasional, terus menunjukkan pertumbuhan dan daya tarik yang kuat,” kata Reni.

Reni menyebut nilai pasar industri kosmetik Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 9,74 miliar dolar AS, dengan proyeksi pertumbuhan tahunan sebesar 4,33 hingga 4,37 persen. Kinerja ekspor juga meningkat dari 416,8 ribu dolar AS pada 2024 menjadi 473,8 ribu dolar AS pada 2025.

“Dengan kinerja pasar dan ekspor yang positif, industri kosmetik Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi di pasar global,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan menilai, fasilitas manufaktur Prioritas Wellness Indonesia menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan sektor tersebut.

Ia mengatakan, fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat kemitraan dengan IKM, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja baru.

Selain itu, pemanfaatan bahan baku lokal terus didorong oleh pemerintah guna meningkatkan kemandirian industri dalam negeri secara menyeluruh. Hal tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap barang impor sekaligus meningkatkan nilai jual produk olahan nasional.

“Fasilitas ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas produksi nasional, memperkuat kemitraan dengan IKM, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja baru. Selain itu, penggunaan bahan baku lokal juga perlu terus didorong untuk meningkatkan nilai tambah industri nasional,” ujar Budi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles