28.1 C
Jakarta
Sunday, May 17, 2026
spot_img

5 Jajanan Tradisional Indonesia Terbaik Versi TasteAtlas 2026

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kekayaan kuliner Nusantara kembali mendapat sorotan dunia internasional. Platform kuliner global TasteAtlas merilis daftar jajanan tradisional Indonesia terbaik tahun 2026 yang menampilkan beragam camilan khas dari berbagai daerah di Tanah Air.

Dalam daftar tersebut, jajanan legendaris seperti batagor, hingga pempek masuk sebagai makanan ringan favorit berdasarkan penilaian pengguna global TasteAtlas. Penilaian dilakukan melalui sistem rating yang mempertimbangkan rasa, popularitas, keautentikan, serta ulasan pengguna dari berbagai negara.

Posisi teratas ditempati oleh Batagor, jajanan khas Bandung yang merupakan singkatan dari bakso tahu goreng. TasteAtlas menyebut batagor sebagai salah satu street food Indonesia paling populer dengan cita rasa khas perpaduan budaya Sunda dan Tionghoa.

Selain batagor, terdapat berbagai jajanan tradisional lain yang sudah lama menjadi favorit masyarakat Indonesia.

Berikut deretan 5 jajanan Indonesia terbaik versi TasteAtlas 2026 yang menggoda selera:

1. Batagor

Salah satu jajanan khas Indonesia yang paling populer adalah Bakso Tahu Goreng alias Batagor khas Bandung yang mendapatkan rating 4.4. Camilan ini terbuat dari olahan ikan yang digoreng hingga garing, biasanya menggunakan ikan tenggiri atau tuna sebagai bahan utama, lalu disajikan dengan saus kacang yang gurih, manis, dan sedikit pedas.

Meski terinspirasi dari kuliner Tiongkok, batagor punya ciri khas tersendiri, karena diolah dengan cara digoreng, bukan dikukus. Camilan ini merupakan salah satu jajanan paling laris di Indonesia.

2. Pisang goreng

Kudapan pisang goreng, menjadi salah satu camilan terbaik yang disukai banyak orang. Pisang dengan berbagai varian ini memiliki banyak varian mulai pisang goreng pasir, pisang goreng madu, pisang molen hingga pisang nugget.

Selain itu, berbagai topping juga menambah cita rasa pisang goreng dan membuatnya semakin banyak disukai. Mulai dari topping keju, coklat, hingga saus karamel.

Menariknya di berbagai wilayah pisang goreng juga dikemas sesuai dengan ciri khasnya masing-masing. Misalnya di Bali disebut godoh biu atau di Jawa dikenal dengan gedhang goreng.

Sejumlah hidangan serupa juga bisa kamu temukan di berbagai wilayah dan negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Filipina (maruya) dan Malaysia (kuih kodok). Restoran yang bisa kamu jadikan referensi untuk membeli pisang goreng, bisa kamu dapatkan di kopi klotok di Yogyakarta.

3. Pempek

Pempek adalah camilan khas Palembang yang terbuat dari campuran daging ikan dan tepung tapioka. Konon, makanan ini tercipta dari inovasi seorang warga Palembang yang bosan dengan olahan ikan yang itu-itu saja, lalu mencoba mengolahnya jadi makanan baru yang lebih praktis dan lezat.

Pempek biasanya dikukus terlebih dahulu, lalu digoreng sebelum disajikan, agar teksturnya renyah di luar dan tetap kenyal di dalam. Sajian ini semakin nikmat dengan tambahan kuah cuko yang asam, manis, dan pedas. Biasanya juga disajikan dengan irisan timun, mi, atau nasi sebagai pelengkap.

4. Gorengan

Gorengan adalah istilah umum untuk berbagai jenis camilan yang digoreng, baik yang manis maupun gurih. Bahan-bahan yang digunakan pun beragam, mulai dari pisang, tempe, tahu, ubi, hingga nangka.

Proses pembuatannya bisa dengan mencampur bahan ke dalam adonan tepung atau sekadar mencelupkannya sebelum digoreng. Jenis gorengan yang paling populer antara lain tahu goreng, singkong goreng, ubi goreng, hingga aci goreng. Tak heran, gorengan jadi salah satu street food paling mudah ditemukan di Indonesia.

5. Odading

Odading adalah camilan manis khas Bandung yang terbuat dari adonan tepung dengan ragi, gula, dan susu. Adonan ini kemudian dibentuk kotak atau persegi panjang, lalu digoreng hingga mengembang dan berwarna keemasan.

Teksturnya empuk di dalam dengan bagian luar yang sedikit renyah. Odading biasanya disantap sebagai camilan atau sarapan karena cukup mengenyangkan.

TasteAtlas menilai jajanan tradisional Indonesia memiliki keunikan dari penggunaan rempah-rempah, teknik memasak tradisional, serta keberagaman rasa mulai dari manis, gurih, hingga pedas. Fenomena ini dinilai menjadi bukti bahwa kuliner Indonesia semakin dikenal di tingkat global.

Masuknya berbagai jajanan tradisional dalam daftar internasional juga dinilai mampu mendorong sektor pariwisata kuliner Indonesia. Banyak wisatawan asing kini mulai mencari pengalaman mencicipi street food autentik saat berkunjung ke Indonesia, terutama di kota-kota seperti Bandung, Yogyakarta, Palembang, dan Jakarta.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles