32.9 C
Jakarta
Tuesday, June 16, 2026
spot_img

Menag Ucapkan Selamat Hari Waisak, Ajak Umat Buddha Perkuat Tebarkan Perdamaian

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mengucapkan selamat Hari Tri Suci Waisak 2570 Buddhis Era (B.E.). Menag mengajak umat Buddha menjadikan peringatan Waisak ini sebagai momentum memperkuat komitmen menebarkan kebajikan, mempererat persaudaraan dan menjaga perdamaian dunia.

Dalam pesan peringatan Waisak 2026, Menag menegaskan bahwa tema tahun ini, “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”, memiliki relevansi yang kuat dengan berbagai tantangan global yang tengah dihadapi masyarakat dunia saat ini.

“Dharma tidak hanya dipahami sebagai ajaran keagamaan, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang menuntun manusia untuk tetap berpegang pada nilai-nilai kebenaran, moralitas, dan kebijaksanaan,” ujar Nasaruddin dalam rangka Hari Tri Suci Waisak di Jakarta, dikutip dari siaran pers, Minggu (31/5/2026).

Dia memegaskan, Dharma bukan sekadar ajaran, melainkan pelita kehidupan yang menuntun manusia untuk tetap teguh dalam nilai-nilai kebenaran, moralitas, kebijaksanaan serta di tengah dinamika zaman.

“Termasuk menjaga perdamaian dunia,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

Menag menjelaskan, semangat menjaga perdamaian dunia berawal dari hati setiap individu.

Nilai cinta kasih disebut menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan harmonis, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa, maupun dunia.

“Agama hadir untuk memanusiakan manusia. Kebijaksanaan yang diajarkan dalam Buddha selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan universal yang menjadi fondasi kehidupan bersama. Cinta kasih harus terus menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa,” ujar Nasaruddin.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjamin setiap warga negara dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman, tenang, dan penuh khidmat.

“Saya memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan penuh khidmat. Pada saat yang sama, merawat harmoni adalah tanggung jawab kita bersama sebagai sesama anak bangsa,” ujar dia.

Menag berharap peringatan Hari Tri Suci Waisak tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk menciptakan kehidupan yang rukun, menjaga persatuan bangsa, dan mewujudkan perdamaian dunia.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles