31.7 C
Jakarta
Saturday, June 20, 2026
spot_img

Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi dengan Netflix demi Wujudkan Visi Jakarta sebagai Kota Sinema

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta semakin serius mewujudkan ambisi menjadikan Jakarta sebagai kota sinema berkelas dunia. Langkah tersebut ditandai dengan penguatan kolaborasi strategis bersama Netflix, platform layanan streaming global yang kini memiliki ratusan juta pelanggan di berbagai negara.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam pertemuan dengan jajaran Netflix pada rangkaian Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada Rabu, 17 Juni 2026.

Jakarta menjadi satu-satunya kota yang memperoleh undangan dalam forum industri hiburan dan teknologi terbesar di kawasan Asia Pasifik tersebut.

Kesempatan ini dimanfaatkan untuk membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan industri kreatif global, termasuk Netflix yang saat ini memiliki lebih dari 325 juta pelanggan di seluruh dunia.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Netflix memaparkan perkembangan bisnis mereka selama satu dekade terakhir di Asia Pasifik. Menurut perusahaan tersebut, konten lokal berkualitas dan tingginya minat penonton menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan platform streaming tersebut.

Director of Public Policy Netflix Asia Pacific, Ruben Hattari, menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam menghasilkan karya yang mampu bersaing di pasar global. Beberapa produksi Indonesia yang tayang di Netflix berhasil menarik perhatian penonton internasional dan menjadi bukti bahwa industri kreatif nasional memiliki daya saing yang kuat.

“Setelah 10 tahun berjalan, kami semakin yakin bahwa kekuatan konten lokal memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan bisnis Netflix. Di Indonesia, misalnya, ada Gadis Kretek hingga Abadi Nan Jaya yang sukses secara global melalui Netflix. Ke depan, kami berharap dapat menjalin lebih banyak kerja sama dengan Jakarta, tidak hanya dalam produksi, tetapi juga pengembangan talenta di bidang perfilman,” ujar Ruben.

Selain produksi film, Netflix juga membuka peluang kerja sama dalam pengembangan talenta perfilman dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kreatif. Diskusi berlanjut bersama jajaran petinggi Netflix Asia Pacific yang membahas peluang peningkatan jumlah produksi film dan serial di Jakarta.

Keberhasilan produksi film orisinal Netflix berjudul Tygo: Extraction pada awal 2026 menjadi salah satu alasan meningkatnya minat perusahaan tersebut terhadap Jakarta sebagai lokasi syuting.

Vice President Netflix Asia Pacific, Andrew Ure, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta selama proses produksi berlangsung. Menurutnya, Jakarta memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi syuting terbaik di kawasan Asia Tenggara.

“Kami sangat senang dapat bertemu dengan Bapak Wakil Gubernur Rano Karno dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan selama produksi Tygo: Extraction. Kami terkesan dengan visi Jakarta sebagai Kota Sinema. Kami percaya Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lokasi syuting terbaik di Asia Tenggara,” kata Andrew.

Netflix juga menilai kemudahan koordinasi dan dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting yang membuat proses produksi berjalan lancar.

Senior Director Production Netflix, Sung Q. Lee, mengungkapkan pengalaman positif tim produksinya selama menjalani proses syuting di kawasan Kota Tua Jakarta selama kurang lebih 50 hari.

“Kami sangat terkejut dan terkesan karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan penuh selama produksi Tygo: Extraction. Sebagai tim produksi dari luar negeri, kami tidak selalu mengetahui pihak yang harus dihubungi. Namun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu seluruh proses syuting berjalan lancar selama sekitar 50 hari di kawasan Kota Tua. Itu pengalaman yang luar biasa,” paparnya.

Dukungan tersebut dinilai memberikan kenyamanan bagi kru internasional dalam menjalankan produksi berskala besar di Indonesia.

Wakil Gubernur Rano Karno menegaskan bahwa kerja sama dengan Netflix tidak hanya berorientasi pada investasi dan produksi film semata. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan talenta lokal, meningkatkan sektor pariwisata, serta memperkuat kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi Jakarta.

“Saya sangat berterima kasih kepada Netflix. Ini bukan sekadar ambisi, melainkan visi besar agar industri film dan sektor ekonomi kreatif lainnya dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mendukung kerja sama jangka panjang, tidak hanya dalam produksi, tetapi juga pengembangan industri perfilman. Kami mengundang Netflix untuk berpartisipasi dalam Jakarta Film Summit 2026 yang akan diselenggarakan pada Oktober mendatang,” tutur Rano.

Ke depan, sedikitnya tiga judul film dan serial Netflix direncanakan diproduksi di Jakarta. Selain itu, Netflix dan Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyiapkan program pengembangan sumber daya manusia di bidang perfilman guna mendukung kebutuhan industri kreatif yang terus berkembang.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles