PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – “Kalo sudah jodoh tidak bakal kemana,”. Seperti pepatah mengatakan Asam Digunung Ikan Di laut, Bertemu di dalam Kuali. Mungkin itulah kata yang pantas dan cocok untuk pasangan Tamelia dan Wishful.
Berkenalan lewat Medsos (media-sosial) lima tahun lalu, yang kala itu Tamelia masih melanjutkan kuliahnya di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan jurusan Farmasi. Sementara Wishful baru menyelesaikan kuliahnya di Ujung Pandang dan mendapatkan panggilan menjadi PNS di Keresidenan Timika Papua.
Dengan tekad bersama agar Tamelia menyelesaikan kuliahnya sesuai dengan pesan orang tua Tamelia. Kesabaran itu tercapai dan bahkan Tamelia sudah mendapatkan pekerjaan di Jakarta dibidang obat-obatan sesuai jurusannya bidang Farmasi.
Setelah memahami bahwa perasaan yang tumbuh diantara mereka bukan lagi sekedar persahabatan, mereka memutuskan untuk saling menggenggam hati.
Lima tahun lebih berlalu sejak saat itu, diwarnai suka dan duka, tawa dan air mata, kini akhirnya mereka mantap melangkah ke yang lebih indah yaitu pernikahan.
Akhirnya diputuskan untuk melaksanakan lamaran (bahasa Karo Maba Belo Selambar ditingkatkan Nganting Manuk) pada Minggu tanggal 25 Januari lalu di Gedung Nyi Ageng Serang Buperta Cibubur.
Akhirnya perkenalan lewat Medsos berujung sampai pengesahan dan peresmian lewat pemberkatan pernikahan dengan membuat acara pesta adat Karo.
Pemberkatan Pernikahan telah dilaksanakan Jum’at (26/06/26) sore di Gereja Kristen Pasundan Jakamulya Jatiasih Kota Bekasi. Pengesahan dengan membuat acara pesta adat Karo ini telah dilangsungkan Sabtu (27/06/26) di Gedung Jambur Merga Silima Cibubur.
Tamelia yang mempunyai nama lengkap Tamelia br Tarigan Tambun Saribu ini adalah putri pertama dari dua bersaudara pasangan Bapak Isabela Tarigan Tambun Saribu dan Anita Sri Ulina br Sembiring Meliala yang berasal dari Provinsi Sumatera Utara Kabupaten Deli Serdang.
Orang tua Tamelia ini juga berasal dari kecamatan yang berbeda, yaitu ayahnya berasal dari Kecamatan Birubiru dan ibunya berasal dari Kecamatan Namorambe. Orang tua Tamelia semasa belum menikah tinggal di Jakarta dan setelah menikah mereka tinggal di Bekasi meneruskan usaha Sembako.
Sementara pengantin laki-laki Wishful putra dari pasangan bapak Daniel Sulean dan ibu Dorkas Sampe yang berasal dari Toraja Sulawesi.
Pada acara adat Karo, Wishful dinobatkan menjadi marga Sembiring Kembaren dan menjadi ayahnya adalah Kresna Sembiring Kembaren dan ibunya Ida Samita br Tarigan Tambun.
Acara adat Karo dimulai jam 08.30 wib sampai jam 11.30 wib, menampilkan berbagai tari-tarian Karo dan Perkolong-kolong Agustina beru Pelawi.
Setelah selesai satu tahap adat Karo yaitu membayar utang adat/uang mahar (emas kawin), lalu dilanjutkan acara Toraja dengan menampilkan berbagai atraksi dan tari-tarian Toraja. (Rus)



