PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Sebanyak 15 penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menuju Kualanamu, Deli Serdang, maupun sebaliknya dibatalkan imbas erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Bandara Kualanamu saat ini juga ditutup sementara akibat aktivitas Gunung Sinabung.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami keterlambatan (delay), pembatalan (cancel), hingga pengalihan penerbangan (divert).
Assistant Deputy Communication dan Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait, untuk memantau kondisi penerbangan serta mengantisipasi dampak erupsi.
“Dampak erupsi Gunung Sinabung turut berpengaruh terhadap penerbangan dari dan menuju Kualanamu, termasuk rute dari Bandara Soekarno-Hatta. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan kondisi penerbangan dan pelayanan kepada penumpang tetap terpantau,” ujar Yudistiawan, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, koordinasi dan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan untuk memastikan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan sebaik mungkin.
Pada 1 September 2026, terdapat 41 pergerakan penerbangan pada rute Bandara Soekarno-Hatta–Bandara Kualanamu dan sebaliknya. Jumlah tersebut terdiri dari 20 kedatangan (arrival) dan 21 keberangkatan (departure), dengan estimasi jumlah penumpang mencapai 5.350 orang.
Sejalan dengan kondisi tersebut, terdapat 15 penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kualanamu maupun penerbangan sebaliknya yang dibatalkan (cancel) akibat force majeure aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.
“Selain itu, terdapat 14 penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay), kata Yudistiawan.
Yudistiawan juga mengimbau calon penumpang yang melakukan perjalanan dari atau menuju Kualanamu untuk memperhatikan informasi terbaru dari maskapai terkait status dan jadwal penerbangan.
“Agar penumpang terus memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing. Kami akan terus memberikan pelayanan dan melakukan langkah-langkah antisipasi sesuai dengan perkembangan kondisi,” pungkasnya.



