
Jakarta, Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kekeluargaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Perpulungen Barus Ras Anak Beruna Jakarta sekitarnya. Acara yang dihadiri oleh ratusan anggota keluarga besar Barus ras Anak Beruna dari wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi ini berlangsung meriah dan sukses di Gedung Pertemuan Pertamina, Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2026).
Perayaan tahun ini menjadi momen istimewa untuk mempererat tali silaturahmi, merawat identitas budaya Karo, serta memperkuat rasa persaudaraan antar-generasi di tanah perantauan.
Ketua Panitia Pelaksana dalam sambutan HUT 49, Frederick Barus, menyampaikan rasa syukur dan selamat atas bertambahnya usia organisasi kekeluargaan ini.
”Selamat ulang tahun untuk Perpulungen Barus dan Anak Beruna Jakarta sekitarnya yang ke-49. Semoga organisasi ini senantiasa diberkati sampai seterusnya, semakin solid, dan membawa kebaikan bagi kita semua,” ujar Frederick Barus.
Frederick Barus menjelaskan, thema yang diangkat pada HUT ke 49 tahun ini, “Persaudaraan Yang Hidup”. Yaitu, upaya menghidupkan kebersamaan terutama dalam Persaudaraan yang sudah terjalin dalam ikatan darah masyarakat Karo, khususnya marga Barus dan Anak berunya, agar lebih berbuat lagi melakukan aksi dan perbuatan ketimbang hanya bicara.
Sementara itu, Ketua umum Perpulungen Barus Ras Anak Beruna Jakarta sekitarnya, Pt Emr Drs. Nelson Barus,MM dalam sambutannya turut memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras panitia dan kekompakan seluruh warga yang hadir, seraya mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga persatuan dan kelestarian budaya Karo.
Rangkaian acara diawali dengan ibadah bersama yag dipimpin oleh Pdt Jaya Abadi Tarigan yang beribukan Beru Barus, sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Suasana semakin semarak saat memasuki sesi lomba yel-yel ucapan HUT ke-49 antar-rayon, yang diikuti oleh kontingen Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat-Tangerang, Jakarta Utara, Bekasi dan CCDB (Cimangis-Cibinong-Depok-Bogor). Setiap rayon tampil penuh semangat memperebutkan gelar juara.
Momen puncak perayaan ditandai dengan seremoni pemotongan kue ulang tahun. Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Drs. Nelson Barus yang didampingi oleh Penasehat Kombespol (Pur) Alexander Barus Katua Panitia, Pengurus Pusat dan para Katua Rayon menyerahkan secara simbolis potongan kue HUT ke-49 kepada perwakilan keluarga pendiri Perkumpulan Barus Jakarta sekitarnya almaruh Selamat Barus yang diwakili oleh putrinya Julini Beru Barus dan putri almarhum Majek Barus sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi mereka.
Acara HUT Barus ke 49 tahun ini, dimeriahkan oleh musik tradisional (gendang) Perkolong-kolong yang tak asing lagi Sarfa Baginta Surbakti dan pasangannya Agustina beru Pelawi.
Sebagai kebiasaan di suku Karo, karena pasangan Perkolong-kolong itu pintar mengetuk hati lewat tarian dan nyanyi, maka seniman Karo yang sudah cukup terkenal dikalangan Karo itu mengalami panen besar lewat saweran (sumbangan) rupiah kertas yang berwarna merah dan hijau.
Kecerian acara berlanjut dengan kemeriahan pembagian doorprize serta rangkaian musik tradisional Karo (gendang). Panggung dipenuhi gelak tawa dan tarian bersama (landek), mulai dari Gendang Muda-Mudi, Gendang Barus Mergana, hingga Gendang Anak Beru dan Anak Beru Menteri.
Kemeriahan pesta budaya ini kemudian ditutup secara spektakuler dengan pengumuman pemenang grand prize Logam mulia Antam yang diperoleh Beru Barus yang bersuamikan Sembiring dari Rayon Bekasi.
Sementara lomba Yel-Yel juara 1 diambil alih oleh Rayon Jakarta Barat-Tangerang dari juara sebelumnya Rayon Jakarta Timur. Rayon Jakarta Timur hanya berhasil mendapatkan juara harapan 1. Selain lomba Yel-Yel, Rayon Jakarta Barat-Tangerang juga meraih hadiah juara 1 terbanyak hadir.
Dengan suksesnya penyelenggaraan perayaan HUT ke-49 ini, Perpulungen Barus Ras Anak Beruna se-Jakarta sekitarnya siap melangkah menuju usia emas (50 tahun) dengan semangat kekeluargaan yang semakin kokoh. (Rus)



