32.7 C
Jakarta
Tuesday, November 3, 2026
spot_img

HEBOH! Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan di Mako Brimob, Sosok Bintang Empat Inisial L Dikabarkan Sempat Diperiksa Lalu Dilepas

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kabar mengejutkan mengguncang internal Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sejumlah perwira tinggi kepolisian yakni satu perwira menengah, tiga perwira tinggi, dan satu jenderal bintang empat dikabarkan diamankan dan menjalani pemeriksaan internal yang disebut melibatkan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

Informasi mengenai pemeriksaan sejumlah petinggi Polri mulai beredar setelah personel Brimob dilaporkan mendatangi kawasan Mabes Polri pada Senin (2/11/2026) sore hingga malam.

Pergerakan personel tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan awak media. Tidak lama kemudian, beredar kabar bahwa sejumlah perwira tinggi Polri, termasuk jenderal berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) atau bintang dua, diduga diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Sejumlah pemberitaan menyebut para perwira tersebut dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Bagian lain yang paling menyita perhatian adalah kabar mengenai seorang jenderal bintang empat dan kini tengah mengemban amanah di posisi sipil pemerintahan berinisial L turut diperiksa sebelum akhirnya dikabarkan dilepaskan.

Peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut dilaporkan terjadi di tengah dinamika konsolidasi internal Korps Bhayangkara.

Guncangan di barisan jenderal ini terjadi sebulan setelah Jenderal Suyudi Ario Seto resmi dilantik di Istana Negara Jakarta, untuk menggantikan posisi Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang kemudian dipercaya Presiden Prabowo Subianto menduduki pos sipil strategis sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Sejak hari pertama memegang tongkat komando, Jenderal Suyudi telah menegaskan bahwa langkah awalnya adalah menggelar konsolidasi internal secara menyeluruh guna menakar kesinambungan program korps.

Suyudi menekankan orientasi Korps Bhayangkara untuk memulihkan kepercayaan publik lewat pendekatan yang humanis dan penegakan hukum yang tidak tebang pilih.

Di tengah beredarnya kabar penangkapan sejumlah jendral tersebut, muncul pula isu mengenai dugaan penyadapan yang disebut-sebut berkaitan dengan sejumlah petinggi negara di lingkungan Istana Kepresidenan.

Namun, hingga Selasa (3/11/2026), belum ada keterangan resmi yang memastikan kebenaran informasi tersebut, termasuk identitas maupun jumlah jenderal yang dikabarkan diamankan.

Mabes Polri Akhirnya Angkat Bicara

Di tengah derasnya pemberitaan, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi awak media di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Meski memberikan tanggapan, namun Mabes Polri memilih bersikap hati-hati. Johnny tidak secara tegas membantah, namun juga tidak membenarkan informasi penangkapan tersebut.

Ia hanya menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar.

“Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu)… Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya,” ujar Isir, sambil melempar senyum kepada wartawan.

Saat kembali ditanya mengenai dugaan adanya petinggi Polri yang diperiksa atau ditangkap, Johnny justru tidak banyak bicara.

Ia hanya menyebut pihaknya akan mengecek proses evaluasi tersebut.

“Nanti kami cek proses evaluasinya,” katanya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles