31.4 C
Jakarta
Thursday, March 19, 2026
spot_img

PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA, LASKAR GARUDA PANCASILA ADAKAN DEKLARASI JAGA JAKARTA BERSAMA BEBERAPA LSM DIALOG DAN SILATURAHMI BERSAMA PEMUDA

Petisi Brawijaya Media, JAKARTA – Ketua Laskar Garuda Pancasila (LGP) DKI Jakarta Andreas Bolang menjelaskan kegiatan yang diadakan menjelang peringatan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025 besok, yang sudah dilaksanakan Jumat 24 Oktober 2025 lalu di Taman Lansia depan Kantor Kelurahan Penggilingan Kecamatan Cakung Jakarta Timur serta Dialog dan Silaturahmi Bersama Pemuda, Pelajar dan mahasiswa yang mengambil thema “Peran Serta Pemuda Dalam Menjaga Kamtibmas dan Mewujudkan Kota Jakarta Menjadi Kota Global” ini, bertujuan membangun Hubungan silaturahmi antar pemuda dan menjaga merawat Kota Jakarta yang kita cintai bersama serta mendorong peran Pemuda dalam hal ikut berpartisipasi dalam mewujudkan kota Jakarta Menjadi Kota Global.

“Kami juga mengundang beberapa pelajar SLTA, Mahasiswa dan beberapa Ormas dan LSM sewilayah Jakarta Timur,” jelas Andreas Bolang.

Andreas Bolang yang biasa dipanggil Bolang menjelaskan, Laskar Garuda Pancasila DKI Jakarta sudah 4 kali mengadakan kegiatan yang banyak melibatkan pemuda dan pelajar ini di Jakarta Utara, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

“Dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak pemuda dan pelajar, karena banyak pemuda dan pelajar yang terjerumus kepada hal-hal kegiatan negatif yang akhirnya menyentuh barang terlarang seperti narkoba” tegas Bolang.

Sementara itu Ciko Hakim stafsus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Sosial dalam paparannya menegaskan bahwa kebijakan Gubernur Pramono Anung berorientasi pada pembangunan dari bawah, dengan fokus utama pada pendidikan dan pengentasan kesenjangan sosial.

“Syarat menjadi kota global itu SDM-nya harus terdidik. Enggak bolah lagi ada rumah dempet, tidur pakai shift, satu rumah belasan orang. Jakarta tidak bisa jadi kota global kalau masyarakatnya tidak terangkat,” ujarnya.

Ciko Hakim memaparkan sejumlah capaian konkret Pemprov DKI Jakarta, seperti peningkatan penerima manfaat KJP dari 500 ribu menjadi lebih 700 ribu anak, perluasan KJMU hinga 17 ribu mahasiswa serta pemutihan 8 ribu ijazah pelajar yang tertahan.

“Pak Gubernur selalu bilang, membangun Jakarta harus dari bawah. Dalam dua minggu menjabat saja beliau sudah menaikkan penerima KJP. Itu bukti komitmen terhadap keadilan sosial ,” tegas Ciko Hakim.

Ia juga menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berpihak kepada masyarakat.

“Tata kelola yang buruk memperparah ketimpangan. Karena itu, kami ingin memastikan Jakarta menjadi kota dunia yang berpihak pada rakyat, kota global yang inklusif , adil, dan penuh inovasi,” ujarnya.

“Kota global yang berkeadilan sosial adalah konsep yang tidak hanya berperan penting dalam jaringan global ekonomi, politikdan budaya , tetapi juga memastikan keadilan sosial bagi seluruh warganya. Kalau bikin kota global saja gampang, tapi yang berkeadilan sosial itu harus ada muatan ideologinya,” ujar Ciko Hakim.

Ia menilai, langkah-langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sudah berada dijalur yang tepat, terutama dalam percepatan integrasi transportasi publik, digitalisasi pelayanan.
“Bayangkan baru satu tahun menjabat, posisi Jakarta naik dari peringkat 74 ke 71, itu prestasi luar biasa,” tambah Ciko.

Sementara itu Kompol Widodo Kapolsek Cakung dalam arahannya meminta agar para pelajar dan mahasiswa tidak lagi ikut-ikutan berdemo ataupun tawuran.
“Daerah Kecamatan Cakung ini sangat tinggi angka tawurannya.

Mudah-mudahan dengan adanya acara ini yang sudah banyak mendapat masukan dari para pembicara, bisa mengurangi angka tawurannya,” ujar Kompol Widodo. (RUS).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles