27.9 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026
spot_img

BGN Janjikan Rp 5 Juta Bagi Pembuat Konten Makan Bergizi Gratis Viral dan Positif di Media Sosial

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Dalam upaya memperkuat citra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di ruang digital, Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan insentif menarik bagi pelaksana daerah yang mampu menciptakan konten positif dan viral di media sosial.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengumumkan bahwa insentif pribadi sebesar Rp 5 juta akan diberikan kepada pembuat konten yang berhasil mengangkat citra MBG secara konstruktif dan berdampak luas.

Menurut Nanik, langkah ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kreativitas daerah dalam menyebarkan informasi yang benar dan membangun citra positif program MBG di ruang digital.

“Kami siapkan insentif pribadi sebesar Rp 5 juta bagi konten dari daerah yang viral secara positif di media sosial,” ujar Nanik, pada Selasa (28/10/2025).

Ia menjelaskan, langkah ini diambil sebagai respons terhadap maraknya konten negatif dan hoaks yang beredar terkait program MBG yang beredar di berbagai platform media sosial.

Menurut Nanik, hoaks yang tersebar di media sosial telah menyebabkan penurunan kepercayaan publik terhadap program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Nanik menilai, masih banyak berita miring yang muncul akibat lemahnya respon cepat dari pelaksanan daerah dalam menghadapi isu negatif.

Karena itu, ia meminta setiap daerah membangun kanal komunikasi resmi melalui media sosial dan mengelola akun pendukung yang aktif menyebarkan positif seputar MBG.

“Kita tidak boleh kalah cepat dari hoaks. Kreativitas pelaksana daerah sangat penting untuk membangun narasi positif yang bisa menginspirasi dan mengedukasi masyarakat. Respons cepat dan komunikasi publik yang baik akan menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap MBG,” tuturnya.

Nanik mendorong setiap daerah untuk membangun akun media sosial resmi dan akun pendukung yang difokuskan untuk menyebarkan informasi positif seputar program.

Konten seperti aktivitas dapur, menu makanan, hingga kisah perubahan ekonomi petugas MBG maupun ekonomi masyarakat akibat program MBG, dinilai efektif untuk membangun kepercayaan publik serta menampilkan wajah BGN yang transparan, inspiratif, dan responsif.

“Kita ingin setiap Kareg dan Korwil bukan hanya menjalankan tugas administratif, tapi juga mampu mengemas pesan gizi menjadi narasi yang menggerakkan dan membangun optimisme publik,” tegas Nanik.

BGN berharap insentif ini dapat mendorong semangat pelaksana daerah untuk lebih aktif di ruang digital dan menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi yang benar.

Selain mendorong konten positif, BGN juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan MBG di lapangan.

Dalam rapat koordinasi bersama Koordinator Regional dan Wilayah, Nanik menyebut dapur kotor sebagai pelanggaran serius terhadap SOP MBG.

“Setiap piring yang disajikan harus mencerminkan tanggung jawab negara,” tegasnya.

Program insentif ini bukan hanya soal uang, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap dedikasi pelaksana daerah yang bekerja keras memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan makanan bergizi setiap hari. BGN berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan transparansi dalam pelaksanaan MBG.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles