24.4 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026
spot_img

Ini Tugas Tim Koordinasi MBG Bentukan Presiden Prabowo, Targetkan “Zero Error”

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG.

Program ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Prabowo–Gibran dalam upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, terutama di usia sekolah dasar dan menengah.

Keppres yang ditandatangani pada 24 Oktober 2025 oleh Prabowo ini mengatur pembentukan tim untuk memastikan program andalan Presiden tersebut berjalan secara efektif, terkoordinasi, dan tepat sasaran di seluruh Indonesia.

Selain itu, fungsi Tim Koordinasi MBG juga mencakup monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program, menyelesaikan kendala dan hambatan dalam pelaksanaan program, serta merekomendasikan kebijakan kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk mendukung efektivitas penyelenggaraan program.

Tim ini juga diamanatkan untuk memastikan keterlibatan aktif pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan pihak swasta agar pelaksanaan program berjalan maksimal.

Keberadaan tim ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target nasional dalam mengurangi angka stunting dan memperkuat ketahanan sumber daya manusia Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Berikut susunan Tim Koordinasi Penyelenggaraan MBG bentukan Prabowo:

  • Ketua: Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).
  • Wakil Ketua I: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno
  • Wakil Ketua II: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM), Abdul Muhaimin Iskandar.
  • Sekretaris: Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kasan.
  • Ketua Pelaksana Harian: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang.

Anggota Tim Koordinasi Penyelenggaraan MBG:

  1. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
  2. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian
  3. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa
  4. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy
  5. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini
  6. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin
  7. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar
  8. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti
  9. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji
  10. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono
  11. Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh
  12. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari
  13. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

Target Zero Error

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai tingkat keberhasilan 99,99 persen.

Klaim ini didasarkan pada perbandingan antara jumlah porsi makanan yang telah didistribusikan—sebanyak 1,4 miliar kepada 36,2 juta penerima—dengan jumlah kasus keracunan yang tercatat, yaitu sekitar 8.000 kasus.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara sidang senat pengukuhan mahasiswa baru dan wisuda sarjana di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, pada 18 Oktober 2025.

Meski mengakui bahwa angka kesalahan masih berada dalam batas toleransi ilmiah, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menyempurnakan program MBG dan menargetkan “zero error” agar tidak ada anak yang sakit akibat konsumsi makanan dari program tersebut.

“Tapi kalau 1,4 miliar dibagi 8.000 (kasus), saya kira ini masih kalau dalam ilmu pengetahuan dalam sains ini masih dalam koridor katakanlah corridor of error, ya. Tapi kita mau zero error walaupun sangat sulit,” jelas Prabowo.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles