25.1 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026
spot_img

Mulai Dibangun 2026, Inilah Profil Calon Tol Terpanjang di Indonesia: Tol Getaci

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Pemerintah Indonesia bersiap memulai pembangunan mega proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) pada tahun 2026.

Proyek ini digadang-gadang akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia, dengan total panjang mencapai 206,65 kilometer, melintasi dua provinsi, yakni dari Bandung, Jawa Barat (Jabar), hingga Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).

Tol Getaci akan menggeser posisi Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) yang saat ini memegang rekor sebagai tol terpanjang di Indonesia (189 km).

Tol Getaci telah ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) 2025, menyusul proses lelang yang sempat mengalami beberapa kali penundaan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa target konstruksi dimulai pada 2026, dengan harapan tidak ada lagi hambatan administratif maupun teknis.

“Targetnya sih kalau bisa 2026 ya 2026,” ujar Dody saat kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat.

Dia menegaskan, proyek Tol Getaci dijamin tidak akan mangkrak, tetap berjalan sesuai rencana meski menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam hal proses pembebasan lahan.

“Proses biasa aja, nggak ada masalah tapi biasanya sih urusan di lahan. Targetnya sih kalau bisa 2026, ya pasti 2026 lah, nggak mungkin nggak lah. Tapi semua kan ada prosesnya ya,” ujarnya.

Meski begitu tol Getaci telah menarik perhatian investor dan publik karena ambisinya yang monumental dan kompleksitas teknisnya.

Menurut Dody, pelaksanaan pembangunan Tol Getaci akan akan dibagi ke dalam empat seksi utama, dengan tahap awal pembangunan sebagai berikut:

Seksi 1: Gedebage – Garut Utara (±45,2 km)
Jadi tahap awal yang akan dikerjakan, seksi ini menghubungkan Kota Bandung dengan Kabupaten Garut bagian utara. Pembebasan lahan di Kabupaten Bandung telah mencapai sekitar 58%, sementara di Garut telah dibebaskan sekitar 2.200 bidang lahan.

Seksi 2: Garut Utara – Tasikmalaya (±50,34 km)
Segmen ini akan memperlancar konektivitas menuju wilayah Priangan Timur. Nantinya, akses tol ini diharapkan bisa mempersingkat waktu tempuh Garut-Tasikmalaya yang selama ini dikenal padat dan berliku.

Seksi 3: Tasikmalaya – Patimuan (±76,78 km)
Jadi ruas terpanjang di antara empat seksi, bagian ini akan melintasi sejumlah daerah pesisir selatan yang selama ini belum terhubung langsung oleh jalan tol.

Seksi 4: Patimuan – Cilacap (±34,35 km)
Seksi terakhir sekaligus penghubung utama antara Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian selatan. Ruas ini akan menjadi titik akhir Tol Getaci sekaligus akses menuju Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap.

Menteri PU Dody Hanggodo juga menjelaskan, pembangunan jalan tol tidak bisa diselesaikan secara terburu-buru,untuk menjaga kualitas perlu waktu yang cermat.

Dia ingin pembangunan berlangsung lancar sesuai yang diinginkan dan direncanakan.

“Kita tidak mau terlalu buru-buru, kalau buru-buru desain enggak bagus juga,” tuturnya.

Tol Getaci dirancang untuk menghubungkan dua provinsi vital: Jawa Barat: Melintasi sepanjang 171,40 km, termasuk wilayah Priangan Timur. Jawa Tengah: Mencakup 35,25 km hingga mencapai Cilacap.

Proyek ini sangat vital karena akan mempersingkat waktu tempuh yang ekstrem dari Jakarta/Bandung menuju kawasan Priangan Timur (Garut, Tasikmalaya, Ciamis) dan Jawa Tengah bagian selatan, membuka simpul ekonomi dan pariwisata yang selama ini terisolasi.

Keunikan dan kompleksitas Tol Getaci terletak pada rutenya yang dijuluki “paling ekstrem” di Nusantara.

Ruas ini melintasi sebagian besar wilayah Priangan Timur yang memiliki topografi yang sangat menantang: pegunungan, lembah yang dalam, dan zona rawan pergerakan tanah yang kompleks.

Untuk menaklukkan kontur wilayah yang ekstrem tersebut, perencana Tol Getaci dipaksa menggunakan desain konstruksi hybrid yang kompleks dan mahal, melibatkan tiga struktur utama.

Berikut rinciannya:
• Struktur Desain: At Grade di atas permutan tanah datar
• Panjang Ruas Estimasi: 175,27 kilometer
• Fungsi Rekayasa: Dibangun di atas permukaan tanah relatif datar.
• Elevated (Tol Layang): 22,26 kilometer
• Dibangun melintasi topografi lembah, sungai, dan daerah padat penduduk, meminimalisasi pembebasan lahan.
• Tunnel (Terowongan) Dimungkinkan

Diperkirakan akan menggunakan terowongan kembar, serupa dengan yang digunakan di Tol Cisumdawu, untuk menembus bukit/pegunungan yang sulit.

Desain hybrid ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak mengorbankan keamanan dan kelestarian lingkungan meskipun biaya konstruksi menjadi jauh lebih tinggi.

Dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp56 triliun, Tol Getaci diharapkan mampu memangkas waktu tempuh Bandung–Cilacap menjadi sekitar 3 jam saja. Selain mempercepat mobilitas, proyek ini juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa yang selama ini kurang terjangkau oleh jaringan tol nasional.

Target Beroperasi Tahun 2029
Sebelumnya, sekitar dua pekan lalu Pemerintahan Prabowo Subianto menetapkan jalan Tol Getaci ke dalam program proyek Strategis Nasional (PSN) 2025 bersama 50 proyek infrastrtur lainnya di Indonesia.

Bersamaan dengan penetapan PSN tersebut, disebutkan bahwa proyek Tol Getaci akan masuk proses lelang di tahun 2026 dan diagendakan sudah mulai beroperasional di tahun 2029.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2021, Proyek Tol Getaci juga merupakan salah satu infrastruktur yang perlu dibangun untuk melakukan percepatan pembangunan kawasan Jawa Barat bagian Selatan.

Sebagai informasi tambahan, Jalan Tol Getaci yang merupakan bagian dari proyek besar Jalan Tol Trans Jawa Selatan nantinya akan terkoneksi secara bertahap hingga Yogyakarta.

Dalam rencana induk telah ditetapkan akan dibangun jalan Tol Cilacap-Yogyakarta-Solo dan jalan Tol Cilacap-Pejagan yang menyambungkan wilayah Selatan Jawa dengan Utara Jawa.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles