29.9 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026
spot_img

Bekasi Segera Miliki Jalur MRT, Rencana Pembangunan Dimulai 2026 dan Target Beroperasi di 2032

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – MRT Jakarta akan dilanjutkan pembangunannya di luar DKI Jakarta. MRT Jakarta akan dibangun rute baru di Bekasi dan Tangerang yaitu dari Cikarang ke Balaraja. Kota Bekasi akan segera memiliki jalur Mass Rapid Transit (MRT) sebagai bagian dari pengembangan transportasi massal modern di wilayah Jabodetabek. Proyek ini menjadi salah satu dari proyek strategis nasional pemerintah atau yang disebut dengan PSN.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT MRT Jakarta telah menetapkan tahun 2026 sebagai awal pembangunan jalur MRT koridor Timur–Barat yang menghubungkan Medan Satria, Bekasi, hingga Tomang, Jakarta Barat.

Proyek MRT ini akan membentang sepanjang 24,5 kilometer dan akan menjadi bagian penting dari pengembangan sistem transportasi massal terintegrasi di kawasan Jabodetabek. Jalur ini dirancang untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur timur-barat Jakarta dan sekitarnya.

Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud menjelaskan bahwa proyek tersebut akan menggunakan skema pembiayaan bersama (co-financing) antara Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Asian Development Bank (ADB).

Pembangunan MRT lin timur barat dari Tomang hingga Medan Satria rencananya akan mulai dibangun pada 2026, dengan co-financing Japan International Cooperation Agency dan Asian Development Bank,” ujar Farchad dalam keterangannya, Senin (10/11/2025).

Proses penjajakan awal proyek diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun. PT MRT Jakarta (Perseroda) telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Deltasari Adipratama. Langkah awal tersebut akan diawali dengan kajian pengembangan lahan di sekitar area proyek.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk komitmen PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk mendukung pengembangan jalur MRT Jakarta, khususnya line timur barat, termasuk pengembangan kawasan berorientasi transit di sepanjang koridor MRT Jakarta tersebut,” ujar Farchad.

Dalam proyek ini juga akan dibangun jalur tambahan menuju depo MRT di Rorotan, Jakarta Utara, sepanjang 5,9 kilometer. Selain jalur utama, pengembangan fasilitas pendukung turut disiapkan untuk meningkatkan aksesibilitas pengguna menuju bangunan di sekitar stasiun.

“Harapannya, kami bisa menghasilkan integrasi antarmoda dengan bangunan di sekitarnya yang pada akhirnya akan mempermudah mobilitas masyarakat di Jakarta, bahkan Jabodetabek,” tutur Farchad.

Farchad menambahkan bahwa desain stasiun pada Lin Timur–Barat akan dibuat lebih efisien dibandingkan tahap sebelumnya.

Dengan jalur ini, mobilitas harian masyarakat di kawasan penyangga Jakarta diharapkan menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.

“Harapannya, kita bisa menghasilkan integrasi antarmoda dengan bangunan di sekitarnya yang pada akhirnya akan mempermudah mobilitas masyarakat di Jakarta, bahkan Jabodetabek,” lanjutnya mengungkapkan harapannya tentang proyek ini.

Proyek MRT Cikarang ke Balaraja ini mempunyai 21 stasiun untuk pembangunan Fase 1 Tahap 1.

• 7 stasiun pertama yaitu Medan Satria, Ujung Menteng, Pulo Gebang, Cakung Barat, Penggilingan, Pulo Gadung, dan Perintis.

• 7 stasiun kedua adalah Pakulonan Timur, Pakulonan Barat, Sumur Batu, Cempaka Baru, Galur, Senen, dan Kwitang.

• 7 stasiun ketiga yaitu Kebon Sirih, Thamrin, Cideng, Petojo, Roxy, Grogol, dan Tomang. 21 stasiun ini baru dari Bekasi hingga Jakarta Barat.

Itulah 21 stasiun pada pembangunan MRT Jakarta Fase 1 Tahap 1 dari Cikarang ke Balaraja yang akan dibangun tahun 2026 mendatang.

Diberitakan sebelumnya Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat menargetkan layanan rute Medan Satria–Tomang tersebut akan mulai beroperasi secara bertahap pada 2032.

“Insya Allah tahun depan melakukan konstruksi dari timur ke barat, Medan Satria–Tomang dan selanjutnya ke Kembangan. Sekitar 25 km mix elevated dan underground, targetnya 2032 mungkin operasional dilakukan secara bertahap,” ujarnya saat ditemui di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025

Dengan hadirnya MRT di Bekasi, masyarakat akan mendapatkan alternatif transportasi yang lebih cepat, aman, dan ramah lingkungan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles