29.9 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026
spot_img

Korban Banjir di Sumatera Sampai Menjarah Gudang Bulog dan Minimarket Demi Bisa Bertahan Hidup

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Aksi penjarahan terjadi di sejumlah wilayah terdampak banjir di Sumatera Utara, khususnya di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Gudang milik Perum Bulog serta tujuh minimarket menjadi sasaran warga yang terdampak bencana.

Aksi penjarahan itu viral di media sosial. Meski dalam kondisi tertutup, warga yang diduga kelaparan membuka paksa toko dan melakukan penjarahan.

Dari video yang beredar di media sosial, warga terlihat berbondong-bondong ke gudang tersebut yang dilanjutkan dengan menggotong beras dan minyak goreng ke luar gudang.

Peristiwa ini terjadi di tengah krisis pangan dan keterlambatan distribusi bantuan pascabencana banjir bandang dan longsor sejak 24 hingga 29 November 2025 yang didapat masyarakat tidak merata. Daerah ini merupakan lokasi terkena dampak besar. Banyak warga meninggalkan rumahnya dan mengungsi.

Kronologi Penjarahan

Menurut keterangan dari Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa massa memaksa masuk dengan merobohkan pagar dan mengambil beras serta minyak goreng.

“Dalam situasi darurat ini, terjadi aksi penjarahan di sejumlah ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret di Kota Sibolga. Kondisi tersebut kemudian berlanjut ke Gudang Bulog Sarudik Sibolga,” ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).

Bulog menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Sibolga dan Kodim Tapanuli Tengah untuk proses pengamanan gudang mereka. Anggota dari polsek dan koramil setempat sudah ditempatkan di area kompleks, namun fokus dari aparat saat itu membantu penanganan korban dan penanggulangan pasca bencana.

Setelah terjadi penjarahaan di sejumlah minimarket, Bulog sudah meminta agar adanya tambahan personel untuk menjaga gudang milik mereka. Namun sebelum personel tambahan itu datang, gudang keburu dijarah.

“Secara tiba-tiba massa berkumpul di depan Gudang Bulog Sarudik Sibolga. Massa memaksa masuk dengan merobohkan pagar gerbang, merusak gembok gudang, dan mengambil beras serta minyak goreng yang tersimpan di dalam gudang. Aparat telah berupaya melakukan penghalauan namun massa tidak terkendali karena desakan kebutuhan pangan,” ujarnya.

Perum Bulog mengatakan pihaknya terus berupaya untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait untuk memulihkan distribusi pangan provinsi yang terdampak banjir besar, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Langkah ini demi menjaga ketertiban dan kemanan pasca-kejadian penjarahan di Sibolga, Sumatera Utara.

“Kami memahami masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana yang memutus akses pangan. Fokus utama kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi,” kata Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan persnya, Senin (1/12).

Kejadian penjarahan yang terjadi kemarin, menurut dia, merupakan dampak terisolasinya kawasan tersebut. Bulog sampai saat ini masih menghitung kerugiannya.

Rizal mengatakan pihaknya telah menyalurkan lebih dari 30 ribu ton beras ke daerah terdampak bencana selama sepekan terakhir. Secara persentase, pengurangan stok beras terbesar pasca bencana terjadi di Sumatera Utara atau susut 31,38% menjadi 29.943 ton.

Data Bulog menunjukkan pasokan beras sebelum bencana banjir di tiga provinsi itu mencapai 150.582 ton. Mayoritas atau sekitar 65% dari pasokan beras di bagian utara Pulau Sumatera berada di Serambi Mekkah atau sejumlah 97.416 ton, sedangkan di Sumatera Utara sekitar 43.636 ton.

Perusahaan pelat merah itu akan mengirim tambahan beras ke Sumatera Utara sejumlah 3.212 ton, melalui Gudang Bulog Sibolga sebanyak 1.562 ton dan Gudang Bulog Nias hingga 1.650 ton. Selain beras, Bulog juga mengirimkan bantuan dalam bentuk 1,5 ton beras, 300 liter minyak goreng, 160 kilogram gula, 20 dus mie instan, 20 dus biskuit, dan 1.200 porsi nasi kotak.

Rizal mencatat ada empat gudang Bulog yang terdampak bencana banjir di tiga provinsi, yaitu:

1. Gudang Bulog Dayah Timu Sigli, Aceh
2. Gudang Bulog Sarudik Sibolga, Sumatera Utara
3. Gudang Bulog Ulee Blang Mane Lhokseumawe
4. Gudang Bulog Labuhan Deli Medan

7 Minimarket Dijarah, 16 Orang Diamankan

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sibolga mengamankan 16 orang yang diduga terlibat dalam penjarahan tujuh gerai minimarket. Mereka adalah warga terdampak banjir yang mengaku terpaksa melakukan aksi tersebut karena kelaparan dan tidak mendapat bantuan memadai.

“Benar, ada 16 orang diamankan Polres Sibolga terkait dugaan penjarahan,” kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon, kepada wartawan, Senin (1/12/2025).

Terduga pelaku penjarahan minimarket masing-masing berinisial (20), SS (24), AZ (27), ZR (24), OFH (18), ART (19), DH (20), ISS (18), A (18), MS (18), BA (18), ER (21), DAM (18), ABS (18), D (18) dan BNH (17).

Siti menyebut ada 7 gerai minimarket yang dijarah, yakni Indomaret di Jalan Singamaraja depan SPBU Kebun Jambu. Indomaret di Jalan Suprapto, Indomaret di Jalan Sibolga-Barus.

Alfamidi di Jalan Singamaraja dan Alfamart di Jalan Imam Bonjol, di Jalan Suprapto dan Jalan Merpati, Kota Sibolga. Penjarahan terjadi Sabtu (29/11/2025).

Siti menegaskan, 16 orang itu tidak ikut terlibat dalam penjarahan di Gudang Bulog Sarudik, Kota Sibolga. “Tidak, tidak terjadi di Bulog,” ujarnya.

Dalam kondisi saat ini, masyarakat diimbau untuk tenang dan jangan terprovokasi terkait informasi tidak jelas.

“Karena, pemerintah dan TNI/Polri tengah melakukan pendistribusian secara maksimal ke titik-titik pengungsian dan lokasi terdampak bencana alam ini,” pungkasnya.

Aksi penjarahan ini mencerminkan urgensi penanganan bencana yang cepat dan responsif, terutama dalam distribusi bantuan pangan. Pemerintah diharapkan dapat mempercepat penyaluran logistik dan memperkuat pengamanan untuk mencegah insiden serupa terulang.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles