26.5 C
Jakarta
Sunday, March 15, 2026
spot_img

Prabowo Ucapkan Duka Cita atas Kematian Ali Khamenei Lewat Surat yang Dititipkan ke Menlu Sugiono

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang diketahui gugur karena serangan militer Israel dan Amerika Serikat (AS), akhir pekan lalu. Ungkapan belasungkawa tersebut disampaikan melalui sebuah surat resmi yang dititipkan kepada Menteri Luar Negeri RI Sugiono untuk disampaikan kepada pemerintah Iran.

Surat tersebut ditujukan kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, sebagai bentuk simpati dan solidaritas Indonesia atas meninggalnya pemimpin tertinggi negara tersebut. Penyampaian surat dilakukan melalui jalur diplomatik saat Sugiono bertemu dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Jakarta pada Rabu (4/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono menyerahkan dokumen resmi dari kepala negara Indonesia untuk Presiden Iran.

“Saya menyampaikan surat dari Presiden Prabowo kepada Presiden Masoud Pezeshkian untuk menyampaikan belasungkawa terdalam Indonesia atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran,” sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono dan Dubes Boroujerdi membahas terkait eskalasi situasi di Timur Tengah akibat serangan AS dan Israel ke Iran yang memicu serangan balasan Teheran ke sejumlah titik di Teluk Persia.

Selain menyampaikan belasungkawa, pemerintah Indonesia juga menegaskan pentingnya menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi guna meredakan ketegangan.

Dalam pertemuan dengan Dubes Iran, Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip penghormatan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pemerintah Indonesia juga mendorong semua pihak untuk menghindari eskalasi konflik lebih lanjut.

Indonesia bahkan menyatakan kesiapan untuk berperan dalam memfasilitasi dialog atau mediasi apabila pihak-pihak yang berkonflik membuka ruang diplomasi. Langkah ini sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dalam menjaga perdamaian dunia.

Sebagai informasi, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil. Televisi Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.

Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. Eskalasi di kawasan itu terjadi di tengah berlangsungnya perundingan nuklir di Jenewa antara AS dan Iran yang dimediasi Oman.

Beberapa pangkalan udara AS yang diserang adalah Al Udeid di Qatar, Pangkalan udara Al-Salem di Kuwait, Pangkalan udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, dan Markas Armada Kelima AS di Bahrain.

Iran juga menutup Selat Hormuz, selat yang menjadi jalur ekspor minyak paling vital di dunia, menghubungkan produsen minyak utama Teluk, seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab, dengan Teluk Oman dan Laut Arab.

Negara itu akan menembak kapal apa pun yang mencoba melintasi Selat tersebut.

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles