32.2 C
Jakarta
Sunday, May 17, 2026
spot_img

Rupiah Tembus Rp 17.500 per Dolar AS, Puan Desak Pemerintah Bertindak agar RI Tak Terpuruk

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan berat hingga menembus level Rp 17.503 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Pelemahan ini menjadi rekor terendah sepanjang Sejarah sekaligus sorotan berbagai pihak karena dinilai dapat memicu dampak luas terhadap stabilitas ekonomi nasional, mulai dari kenaikan harga impor hingga melemahnya daya beli masyarakat.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan agar tekanan terhadap rupiah tidak sampai berdampak buruk terhadap kondisi ekonomi nasional.

Puan meminta agar pemerintah dan pemangku kepentingan untuk segera menyiapkan langkah antisipasi agar tekanan global tidak semakin memperburuk kondisi perekonomian nasional.

“Ya tentu saja kita akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut,” kata Puan saat menyampaikan keterangan media pasca agenda Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Kemudian, Puan mengemukakan bahwa pada sidang selanjutnya, legislator bakal mulai membahas soal Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai bagian dari penyusunan APBN Tahun Anggaran 2027.

Pihaknya mempertimbangkan bahwa pembahasan tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan fiskal negara dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis.

Ia mengatakan pembahasan APBN 2027 harus memperhatikan berbagai potensi risiko ekonomi dunia, termasuk langkah-langkah yang akan ditempuh pemerintah bersama Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Pada sidang ke depan ini DPR juga akan masuk dalam pembahasan PPKF yaitu APBN 2027. Karena itu juga termasuk dalam mengantisipasi APBN dan fiskal yang akan datang,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Puan meminta agar pemerintah termasuk BI bisa mengambil kebijakan yang tepat agar Indonesia tidak semakin terpuruk

“Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah termasuk dengan BI, situasi ini jangan sampai pengaruhnya itu nantinya akan membuat Indonesia jadi terpuruk. Jadi harus diantisipasi sejak awal bukan hanya tahun ini tapi juga sampai tahun 2027,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles