31.7 C
Jakarta
Saturday, June 20, 2026
spot_img

5 Aksi Demonstrasi Digelar di Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 4.263 Personel Gabungan dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Sejumlah aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di berbagai titik strategis di wilayah Jakarta Pusat, hari ini Jumat, (19/6/2026). Massa dijadwalkan turun di beberapa titik seperti Silang Selatan Monas, DPR/MPR RI, Bundaran HI, Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan.

Setelah demo BEM Universitas Indonesia pada Jumat pekan lalu tepatnya tanggal 12 Juni 2026, banyak mahasiswa dari kampus-kampus lain yang juga menggelar aksi serupa.

Kali ini BEM Universitas Trisakti yang menjadwalkan aksi turun ke jalan hari ini. Mereka membawa tiga tuntutan utama yang mereka sebut sebagai TRITURA atau Tiga Tuntutan Rakyat.

Dalam sejarah Indonesia, Universitas Trisakti dikenal sebagai salah satu pusat pergerakan mahasiswa yang menuntut perubahan politik pada akhir masa pemerintahan Orde Baru.

Puncak keterlibatan tersebut terjadi pada 12 Mei 1998 ketika empat mahasiswa Universitas Trisakti yakni Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie tewas dalam peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Tragedi Trisakti.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu pemicu utama gelombang demonstrasi nasional yang berujung pada pengunduran diri Soeharto dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia pada 21 Mei 1998 dan lahirnya era Reformasi.

Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Universitas Trisakti akan hari ini akan diikuti sekitar seribu mahasiswa. Kepresma Universitas Trisakti juga menyebut aksi ini berangkat dari semangat perjuangan dan kepedulian terhadap kondisi bangsa.

Sebab itu, Kepresma Universitas Trisakti mengajak seluruh mahasiswa untuk turut hadir dalam aksi penyampaian aspirasi sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB.

Selain itu, Kepresma Universitas Trisakti juga membuka donasi perjuangan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan operasional aksi. Setiap kontribusi yang diberikan merupakan wujud solidaritas dan komitmen bersama dalam mengawal kepentingan rakyat.

Info Demo Hari Ini di Jakarta

Selain mahasiswa Universitas Trisakti, beberapa kampus lain juga dilaporkan akan menggelar aksi demo hari ini. Berikut daftar aksi demo pada Jumat (19/6/2026) di Jakarta:

1. Demo BEM Universitas Trisakti

  • Pukul: 13.30 WIB – selesai
  • Titik Kumpul: Tugu Luar 12 Mei, Jalan Kyai Tapa, Grogol Petamburan, Jakarta Barat
  • Titik Aksi: Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat
  • Dresscode: Almamater

Daftar Tuntutan

  • Pulihkan Ekonomi dan Politik
  • Berantas Inkompetensi Pejabat
  • Kembalikan Supremasi Sipil
  • Turunkan Harga Bahan Pokok
  • Turunkan BBM dan Tingkatkan Kesediaan BBM Subsidi
  • Hentikan Pemborosan APBN
  • Hentikan Sementara dan Evaluasi total MBG
  • Perbaiki Komunikasi Pemerintah Kepada Publik
  • Menolak UU POLRI
  • Bebaskan Seluruh Tahanan Politik
  • Hentikan Represifitas Aparat dan Hentikan Militerisme di Indonesia Timur di Ranah Sipil
  • Tolak PSN yang tidak Pro Terhadap Rakyat

Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

Potensi kepadatan diperkirakan terjadi di Jalan Gatot Subroto arah Slipi maupun Semanggi, termasuk jalur depan kompleks parlemen DPR/MPR Senayan.

2. Demo BEM Universitas Esa Unggul

  • Pukul: 11.00 WIB – selesai
  • Titik Kumpul: Kantin Universitas Esa Unggul, Jalan H. Sanusi Taming, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
  • Titik Aksi: Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat
  • Dresscode: Almamater Universitas Esa Unggul

Daftar Tuntutan:

  • Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap seluruh program strategis nasional agar pelaksanaannya tepat sasaran, efektif, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
  • Mendesak lembaga pemerintahan untuk memperkuat pengawasan terhadap penggunaan keuangan negara dan memastikan setiap dugaan penyimpangan diproses secara adil dan transparan sesuai hukum yang berlaku.
  • Mendesak lembaga pemerintahan untuk membangun komunikasi publik yang terbuka, konsisten, dan bertanggung jawab agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi dan arah kebijakan negara.
  • Pukul mundur segala bentuk militerisme di ranah sipil demi menjaga supremasi sipil dan demokrasi konstitusional.

Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

Potensi kepadatan diperkirakan terjadi di Jalan Gatot Subroto arah Slipi maupun Semanggi, termasuk jalur depan kompleks parlemen DPR/MPR Senayan.

3. Demo Pengurus Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (PP ISMEI)

  • Pukul: 13.00 WIB – selesai
  • Titik Aksi: Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat
  • Istana Negara, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat

Daftar Tuntutan:

  • APBN di Ambang Batas Defisit
  • Evaluasi Menko Ekonomi
  • Evaluasi Total Program MBG & KOPDES
  • Reformasi Sektor Ril
  • Stabilkan Depresiasi Rupiah
  • Stabilkan Harga BBM

Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

Kepadatan berpotensi terjadi di Jalan MH Thamrin, terutama pada ruas yang mengarah ke Bundaran HI dari Monas maupun Sudirman. Kemudian kepadatan juga berpotensi terjadi di ruas Jalan Medan Merdeka Selatan, terutama dari arah Patung Kuda menuju Balai Kota maupun sebaliknya.

4. Demo Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (MPO)

  • Pukul: 12.00 WIB – selesai
  • Titik Kumpul: Gedung TVRI, Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat
  • Titik Aksi: Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat

Daftar Tuntutan:

  • Menuntut evaluasi total program MBG/dan Kopdes Merah Putih (KDMP)
  • Tolak pemborosan anggaran negara
  • Cabut kebijakan kenaikan harga BBM
  • Tolak revisi UU Kepolisian
  • Tolak Dwifungsi TNI dan POLRI
  • Segera Sahkan RUU Perampasan Aset

Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

Potensi kepadatan diperkirakan terjadi di Jalan Gatot Subroto arah Slipi maupun Semanggi, termasuk jalur depan kompleks parlemen DPR/MPR Senayan.

5. Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara

Akan menggelar aksi di Tugu Tani dan Kementerian Keuangan RI pukul 13.00 WIB.

Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

Pengendara yang melintas di Jalan Ridwan Rais, Medan Merdeka Timur, Menteng Raya, Dr Wahidin Raya, Lapangan Banteng Timur, serta sekitar Pasar Baru diimbau mencari jalur alternatif.

Pengamanan aksi demo

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, sebanyak 4.263 yang terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran. Pengamanan dilakukan untuk mengawal jalannya aksi agar berjalan aman.

“Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 4.263 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran),” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Sementara itu, rekayasa lalu lintas (lalin) di titik demonstrasi akan dilakukan situasional dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan.

Jalur Alternatif yang Bisa Dipilih

Bagi pengguna kendaraan yang hendak melintas di kawasan Jakarta Pusat, beberapa jalur alternatif berikut bisa menjadi pilihan untuk menghindari titik konsentrasi massa.

Arah Sudirman-Thamrin

  • Pengendara dari kawasan Semanggi menuju Monas atau Harmoni dapat memanfaatkan Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Fachrudin, lalu masuk ke kawasan Tanah Abang dan Cideng.
  • Sementara dari arah Monas menuju Sudirman, pengguna jalan bisa melewati Jalan Abdul Muis, Jalan KH Mas Mansyur, kemudian menuju kawasan Karet dan Semanggi.

Arah Monas-Tugu Tani

  • Apabila terdapat kepadatan di sekitar Tugu Tani dan Medan Merdeka Timur, pengendara dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Cikini Raya, Jalan Diponegoro, atau Jalan Salemba Raya sesuai tujuan perjalanan.

Arah DPR/MPR Senayan

  • Pengguna jalan yang menuju kawasan Slipi atau Semanggi disarankan memanfaatkan Tol Dalam Kota apabila memungkinkan.
  • Alternatif lainnya adalah melalui Jalan Palmerah Utara, Jalan Tentara Pelajar, atau Jalan Asia Afrika untuk menghindari titik konsentrasi massa di depan Gedung DPR/MPR.

Arah Pasar Baru-Lapangan Banteng

  • Bagi kendaraan yang melintas menuju Pasar Baru, Gunung Sahari, atau Kemayoran, sebaiknya menghindari ruas depan Kementerian Keuangan dan menggunakan jalur melalui Jalan Industri, Jalan Gunung Sahari, atau Jalan Benyamin Sueb.

Kepolisian mengimbaukepada masyarakat yang akan beraktivitas di kawasan pusat ibu kota agar mengatur waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif untuk menghindari kawasan sekitar unjuk rasa untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas dan memantau informasi lalu lintas secara berkala.

Selain kepadatan akibat aktivitas massa, proses pengamanan yang melibatkan ribuan personel kepolisian juga berpotensi memengaruhi arus kendaraan di sekitar lokasi demonstrasi sepanjang hari.

Erlyn mengingatkan para peserta aksi agar menyampaikan tuntutan dengan tertib. Dia juga meminta tidak ada tindakan provokasi oleh massa aksi.

“Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles