31.7 C
Jakarta
Saturday, June 20, 2026
spot_img

Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan dengan terjadinya erupsi yang disertai luncuran awan panas guguran sejauh 4,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan pada Jumat, (19/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut memicu kewaspadaan tinggi dari petugas pemantau gunung api dan pemerintah daerah terhadap potensi bahaya yang dapat mengancam masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Semeru, erupsi terjadi pada pukul 07.21 WIB. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah utara serta barat laut. Ketinggian kolom abu letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak (lebih kurang 4.676 meter di atas permukaan laut).

“Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 333 detik (atau lebih dari lima menit),” ujar Mukdas Sofyan petugas Pos PGA Gunung Semeru dalam keterangan resmi yang diterima pada Jumat, (19/6/2026).

Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) melarang adanya aktivitas apapun

dengan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

“Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” ujarnya.

Larangan lainnya adalah tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Masyarakat diminta mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

“Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles