29.1 C
Jakarta
Friday, October 23, 2026
spot_img

BEI dan OJK Gelar Rapat dengan MSCI Sore Ini, Berikut Poin-Poin yang Akan Dibahas

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dijadwalkan menggelar pertemuan virtual dengan penyedia indeks saham global Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Senin (19/10/2026) sore ini. Pertemuan tersebut bertujuan meminta klarifikasi mengenai pengumuman MSCI yang membuka konsultasi atas kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa pertemuan dengan MSCI dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.30 WIB. Otoritas pasar modal Indonesia ingin memperoleh penjelasan langsung mengenai latar belakang keputusan tersebut, yang dinilai mengejutkan regulator maupun pelaku pasar.

“Kalau dengan MSCI, pertama karena kami di bursa, di OJK, maupun partisipan, sebagian besar partisipan dari MSCI tidak menyangka bahwa akan ada pengumuman seperti itu, tentu kami akan menanyakan klarifikasi terkait dengan latar belakangnya,” ujar Dirut BEI Jeffrey Hendrik kepada wartawan, di kantor BEI, Senin (19/10).

Jeffrey menyebut BEI juga bakal menyampaikan perkembangan reformasi pasar modal yang telah dilakukan dan berbagai inisiatif yang akan dijalankan ke depan.

Selain itu, BEI akan meminta penjelasan mengenai hal-hal yang masih diharapkan MSCI untuk meningkatkan kualitas pasar modal Indonesia.

Langkah tersebut diperlukan agar otoritas bursa memahami ekspektasi penyedia indeks global itu terhadap reformasi pasar modal Indonesia.

Jeffrey menyebut pengumuman MSCI tersebut mengejutkan banyak pihak, termasuk BEI hingga Otori. Menurutnya, progres reformasi pasar modal Indonesia selama ini dinilai positif, baik oleh MSCI sendiri maupun oleh investor global.

“Kami selalu menghormati independensi dan kewenangan dari MSCI untuk meng-assess, menilai sesuai dengan metodologi mereka. Tetapi kami juga tentu ingin menyampaikan progres yang sudah dilakukan, yang selama ini mendapatkan feedback yang positif, baik dari MSCI sendiri maupun dari para investor global,” tutur Jeffrey.

MSCI kini membuka konsultasi mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market, yang berpotensi memengaruhi persepsi investor terhadap pasar saham domestik.

Setelah pertemuan dengan MSCI pada Senin (19/10) sore ini, BEI akan menyampaikan perkembangan dan hasil pembahasan, termasuk klarifikasi mengenai pertimbangan di balik keputusan MSCI melalui konferensi pers.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles