24.4 C
Jakarta
Sunday, February 1, 2026
spot_img

Pembahasan UMP 2026 Mandek, Buruh Ancam Bakal Gelar Demo Besar-besaran 30 Oktober Tuntut Kenaikan 8,5–10,5 Persen

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kalangan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada Kamis, 30 Oktober 2025, di Jakarta. Aksi ini merupakan bentuk protes atas mandeknya pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 yang dinilai tidak transparan dan belum menunjukkan progres berarti menjelang tenggat pengumuman resmi pada November.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan bahwa pertemuan lanjutan di Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) belum terlaksana sejak rapat pertama berlangsung beberapa waktu lalu.

“Belum ada progres pembahasan UMP 2026. Aksi tetap jalan 30 Oktober,” ujar Said saat dihubungi Senin, 27 Oktober 2025.

Adapun kalangan buruh menuntut kenaikan UMP 2026 sebesar 8,5% hingga 10,5%, merujuk pada amanat Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2024.

Dia melanjutkan, pemerintah pun belum menetapkan jadwal pembahasan berikutnya. Said menilai bahwa pemerintah khususnya Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) perlu lebih tanggap dalam perumusan formula upah minimum ini.

Aksi nasional pada Kamis nanti akan dipusatkan di Istana Negara atau Gedung DPR RI, tergantung situasi lapangan. Said memperkirakan 5.000 hingga 10.000 buruh dari berbagai daerah akan turun ke jalan.

Dalam aksi tersebut, buruh menyuarakan dua tuntutan utama: hapus outsourcing dan tolak upah murah (HOSTUM) serta naikkan upah minimum 2026 sebesar 8,5 persen hingga 10,5 persen dan sahkan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan versi buruh yang terlepas dari Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Menurutnya, apabila pemerintah tidak merespons tuntutan buruh, Said mengumumkan rencana mogok nasional selama 1-3 hari berturut-turut yang melibatkan 5 juta buruh dari 5.000 pabrik di 38 provinsi dan 300 kabupaten/kota.

“Mogok nasional akan dilakukan secara damai, tertib, dan konstitusional. Tidak ada kekerasan, tidak ada tindakan anarkis. Semua buruh akan bertindak disiplin dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dasar hukum yang digunakan dalam gerakan ini adalah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Menurutnya, gerakan ini sepenuhnya sah secara hukum, dilakukan secara terbuka, dan merupakan wujud partisipasi buruh dalam memperjuangkan hak-hak ekonomi dan sosial mereka.

Seluruh aksi ini akan dilakukan secara damai, tertib, konstitusional dan bertanggungjawab. Aksi buruh anti kekerasan dan anti anarkisme. Aksi buruh ini hanya untuk anggota serikat buruh dan kaum buruh.

Sebelumnya, Kemnaker mengatakan bahwa tengah mematangkan perumusan kenaikan UMP 2026 yang akan diumumkan secara resmi pada November 2025.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam tahap finalisasi formula dan evaluasi regulasi yang berkaitan dengan mekanisme pengupahan, termasuk kemungkinan adanya penyesuaian formula baru untuk tahun depan.

Dia tidak menampik kemungkinan adanya perubahan formula penghitungan UMP tahun depan, tetapi belum bersedia membeberkan lebih jauh aspek apa yang akan disesuaikan dari formula lama.

“Masih kita kaji terus. Itu kan tiap tahun begitu kita, jadi itulah fungsi dialog sosial itu dilakukan. Jangan lupa ada Dewan Pengupahan Nasional yang nanti lebih banyak berperan,” katanya usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna 1 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto–Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara, Senin (20/10/2025).

Sebagai informasi Upah minimal buruh tergantung provinsi dan kabupaten/kota. Upah minimal buruh selalu naik setiap tahun.

Pemerintah bersama perwakilan pengusaha dan buruh biasanya mulai membahas kenaikan upah minimal sejak bulan September. Keputusan besaran kenaikan upah minimal paling lambat akhir November.

Tahun 2025, pemerintah menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) naik rata-rata 6,5%.

Berikut daftar UMP di seluruh wilayah Indonesia yang berlaku tahun 2025:

1. UMP 2025 Provinsi Aceh : Rp3.685.616
2. Ump 2025 Provinsi Sumatera Utara : Rp2.992.559
3. UMP 2025 Provinsi Sumatera Barat : Rp2.994.193
4. UMP 2025 Provinsi Sumatera Selatan : Rp3.681.571
5. UMP 2025 Provinsi Kepulauan Riau : Rp3.623.654
6. UMP 2025 Provinsi Riau : Rp3.508.776,22
7. UMP 2025 Provinsi Lampung : Rp2.893.070
8. UMP 2025 Provinsi Bengkulu : Rp2.670.039
9. UMP 2025 Provinsi Jambi : Rp3.234.535
10. UMP 2025 Provinsi Bangka Belitung : Rp3.623.653
11. UMP 2025 Provinsi Banten : Rp2.905.119
12. UMP 2025 Provinsi Jakarta : Rp5.396.761
13. UMP 2025 Provinsi Jawa barat : Rp2.191.232
14. UMP 2025 Provinsi Jawa Timur : Rp2.305.985
15. UMP 2025 Daerah Istimewa Yogyakarta : Rp2.264.080,95
16. UMP 2025 Provinsi Jawa tengah : Rp2.169.349
17. UMP 2025 Provinsi Bali : Rp2.996.500
18. UMP 2025 Provinsi Nusa Tenggara Timur : Rp2. 328.969
19. UMP 2025 Provinsi Nusa Tenggara Barat : Rp2.602.931
20. UMP 2025 Provinsi Maluku Utara : Rp3.408.000
21. UMP 2025 Provinsi Maluku : Rp3.141.700
22. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Tengah : Rp2.915.000
23. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Tenggara : Rp3.073.551
24. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Utara : Rp3.775.425
25. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Selatan : Rp3.657.527
26. UMP 2025 Provinsi Gorontalo : Rp3.221.731
27. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Barat : Rp3.104.430
28. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Barat : Rp2.878.285
29. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Tengah : Rp3.473.621,04
30. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Selatan : Rp3.496.194
31. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Utara : Rp3.580.160
32. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Timur : Rp3.579.314
33. UMP 2025 Provinsi Papua : Rp4.285.850
34. UMP 2025 Provinsi Papua Barat : Rp3.393.500
35. UMP 2025 Provinsi Papua Tengah : Rp4,285.848
36. UMP 2025 Provinsi Papua Barat Daya : Rp3.614.000
37. UMP 2025 Papua Selatan: Rp4.285.850
38. UMP 2025 Papua Pegunungan: Rp4.285.847

Perhitungan UMP 2026 versi buruh

Berikut perhitungan UMP 2026 jika naik 8,5%-10%:

1. Aceh : Rp4.000.348 – Rp4.054.178
2. Sumatera Utara : Rp3.247.038 – Rp3.291.815
3. Sumatera Barat : Rp3.248.178 – Rp3.293.612
4. Sumatera Selatan : Rp3.994.471 – Rp4.049.728
5. Kepulauan Riau : Rp3.932.760 – Rp3.985.919
6. Riau : Rp3.807.021 – Rp3.859.654
7. Lampung : Rp3.138.929 – Rp3.182.377
8. Bengkulu : Rp2.896.993 – Rp2.937.043
9. Jambi : Rp3.509.470 – Rp3.557.989
10. Bangka Belitung : Rp3.932.759 – Rp3.985.918
11. Banten : Rp3.152.053 – Rp3.195.631
12. Jakarta : Rp5.855.509 – Rp5.936.437
13. Jawa Barat : Rp2.377.476 – Rp2.410.355
14. Jawa Timur : Rp2.502.992 – Rp2.536.584
15. DIY Yogyakarta : Rp2.456.521 – Rp2.490.489
16. Jawa Tengah : Rp2.354.768 – Rp2.386.284
17. Bali : Rp3.250.101 – Rp3.296.150
18. NTT : Rp2.526.923 – Rp2.561.866
19. NTB : Rp2.824.181 – Rp2.863.224
20. Maluku Utara : Rp3.698.680 – Rp3.748.800
21. Maluku : Rp3.408.742 – Rp3.455.870
22. Sulawesi Tengah : Rp3.162.275 – Rp3.206.500
23. Sulawesi Tenggara : Rp3.334.805 – Rp3.380.906
24. Sulawesi Utara : Rp4.096.313 – Rp4.152.968
25. Sulawesi Selatan : Rp3.969.356 – Rp4.023.280
26. Gorontalo : Rp3.495.582 – Rp3.543.904
27. Sulawesi Barat : Rp3.368.948 – Rp3.414.873
28. Kalimantan Barat : Rp3.122.988 – Rp3.166.114
29. Kalimantan Tengah : Rp3.769.887 – Rp3.820.983
30. Kalimantan Selatan : Rp3.792.499 – Rp3.845.813
31. Kalimantan Utara : Rp3.884.527 – Rp3.938.176
32. Kalimantan Timur : Rp3.883.056 – Rp3.937.245
33. Papua : Rp4.649.152 – Rp4.714.435
34. Papua Barat : Rp3.681.954 – Rp3.732.850
35. Papua Tengah : Rp4.649.150 – Rp4.714.433
36. Papua Barat Daya : Rp3.920.190 – Rp3.975.400
37. Papua Selatan : Rp4.649.152 – Rp4.714.435
38. Papua Pegunungan : Rp4.649.149 – Rp4.714.432

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles