26.6 C
Jakarta
Thursday, March 19, 2026
spot_img

Prabowo Targetkan Danantara Setor Rp800 Triliun Tiap Tahun ke Negara

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menetapkan target ambisius bagi Danantara Indonesia untuk menyetor dana minimal 50 miliar dolar AS atau setara dengan sekitar Rp800 triliun ke kas negara setiap tahunnya. Target itu disampaikan dalam pidato peringatan satu tahun berdirinya Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Mulanya, ia mengaku cukup gembira setelah menerima laporan bahwa kinerja investasi Danantara Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, yakni return on asset (ROA) melonjak 300 persen pada 2025.

Menurut Prabowo, capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan yang berada di bawah satu kendali dan manajemen yang terpusat dapat memberikan hasil yang lebih optimal.

Jumlah ini menurutnya masih jauh dari target yang diharapkan pemerintah yang menargetkan RoA setiap perusahaan BUMN mencapai 5% di setiap tahunnya.

Menurut Prabowo, angka kontribusi tersebut dihitung berdasarkan perhitungan tingkat pengembalian aset atau return on assets (ROA) minimal 5 persen dari total aset yang saat ini dikelola oleh Danantara. Skema ini dianggap realistis oleh pemerintah karena lembaga tersebut baru beroperasi selama satu tahun terakhir.

“Kalau hanya 5 persen ROA, berarti Danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar AS tiap tahun, sekitar Rp800 triliun,” ujar Prabowo saat memberi sambutan di depan jajaran pimpinan Danantara dan pejabat negara.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa meskipun target 5 persen ROA menjadi patokan awal, pemerintah berharap Danantara dapat terus meningkatkan kinerja ke depannya.

Bahkan menurut Prabowo perusahaan yang memiliki fundamental baik setidaknya harus memiliki keuntungan atas asetnya mencapai 10 persen hingga 15 persen per tahun.

Prabowo memahami target tersebut masih sulit dicapai di tahun-tahun pertama pendirian Danantara.

“Kita harus memiliki target yang bagus, yaitu 10 persen. Tapi kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai,” kata Prabowo.

Meski memberikan target yang besar, namun Prabowo tetap mengapresiasi kinerja Danantara pada tahun pertama operasionalnya. Ia juga mengingatkan bahwa Danantara masih akan menghadapi banyak tantangan ke depan.

“Saya ingatkan, sasaran masih cukup jauh. Saudara harus bisa memberi return 5 persen minimal kembali ke negara. 50 miliar dolar AS minimal,” imbuhnya.

Namun begitu, Prabowo meyakini dengan pengelolaan aset yang baik, Danantara akan bisa memberikan keuntungan yang lebih besar kepada negara.

Menurutnya, kunci keberhasilan manajemen terletak pada integritas serta komitmen para pengelolanya.

Prabowo juga mengaku bersyukur bahwa Indonesia kini memiliki lembaga investasi yang setara dengan sovereign wealth fund (SWF) global melalui Danantara.

Menurut dia, manajemen Danantara selama satu tahun terakhir telah menunjukkan bahwa pengelolaan yang tepat, didukung kemauan politik dan niat yang kuat, mulai membuahkan hasil nyata.

Ia menilai, Danantara berpotensi menjadi salah satu SWF terbesar di dunia, bahkan diperkirakan berada di peringkat keenam atau ketujuh secara global.

“Kita bersyukur ya, kita sekarang sudah punya suatu badan, bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia,” ucap Prabowo.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles