29.1 C
Jakarta
Tuesday, August 11, 2026
spot_img

Kemnaker Buka 54.304 Kuota MagangHub Batch I Angkatan 2 untuk Lulusan Perguruan Tinggi

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI melaporkan menyediakan 54.304 kuota pemagangan melalui Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch I Angkatan 2 Tahun 2026. Pada pelaksanaan kali ini, pemerintah menyediakan 54.304 kuota khusus bagi para lulusan perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan program pemagangan nasional merupakan salah satu paket kebijakan stimulus ekonomi 2026, sekaligus instrumen strategis pemerintah untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja agar lebih siap menghadapi dinamika profesional yang kompetitif.

“Melalui program ini peserta menerima pengalaman kerja nyata sementara perusahaan dan kementerian lembaga ikut membentuk talenta muda sesuai kebutuhan organisasi dan dunia kerja,” katanya dalam pembukaan seremoni Kick off Pemagangan Nasional MagangHub Batch I Angkatan 2 di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Darmawansyah mengatakan ada sekitar 46.160 lulusan perguruan tinggi dinyatakan lolos seleksi Program MagangHub Batch 1 Angkatan kedua tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kemenaker.

“Tercatat 732.483 orang melakukan pendaptaran dalam Program Pemagangan Nasional tahun 2026, batch 1, angkatan ke-2. Dari jumlah tersebut telah dilakukan pemeriksaan persyaratan. Sebanyak 244.982 orang dinyatakan eligible untuk mengikuti proses lebih lanjut,” jelasnya.

Kemudian, 226.719 orang mengajukan lamaran ke berbagai posisi pemagangan yang tersedia. Secara keseluruhan tercatat sekitar 547.000 lamaran, dengan rata-rata 1,93 lamaran aktif untuk setiap pelamar.

Dari sekitar 225.920 pelamar yang masuk ke tahap rekrutmen, sebanyak 48.088 pelamar diterima oleh penyelenggara untuk diproses lebih lanjut. Setelah melalui verifikasi dan seleksi akhir, 46.402 calon peserta diusulkan untuk ditetapkan.

Lebih lanjut, Darmawansyah menyampaikan terdapat 3.672 penyelenggara pemagangan yang berpartisipasi. Jumlah tersebut terdiri dari 1.830 perusahaan dan 1.842 unit kerja kementerian/lembaga.

Dari seluruh penyelenggara tersebut tersedia 28.455 posisi pemagangan dengan total kuota mencapai 54.304 peserta.

“Sebanyak 31.351 kuota tersedia pada perusahaan, sedangkan 23.053 kuota lainnya berada pada unit kerja kementerian dan lembaga,” jelasnya.

Adapun program magang ini menyediakan kuota sekitar 150.000 peserta dengan alokasi anggaran sekitar Rp 4,14 Triliun.

Melalui program ini, lulusan perguruan tinggi bisa magang di kantor kementerian atau perusahaan BUMN selama enam bulan dengan gaji Upah Minimum Provinsi (UMP).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles