32.2 C
Jakarta
Sunday, May 17, 2026
spot_img

1,4 Juta Wisman Kunjungi Bali pada Triwulan Pertama 2026

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat sebanyak 1,4 juta wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung langsung ke Pulau Dewata sepanjang triwulan pertama 2026 atau periode Januari hingga Maret. Jumlah tersebut menunjukkan tren positif sektor pariwisata Bali di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global.

Kepala BPS Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, mengatakan total kunjungan wisman selama tiga bulan pertama tahun ini mencapai 1.466.546 kunjungan. Angka itu meningkat 1,04 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.451.445 kunjungan.

“Kunjungan secara kumulatif dari Januari sampai dengan Maret, jumlah wisman yang datang langsung ke Bali telah mencapai 1,4 juta lebih, atau tepatnya 1.466.546 kunjungan,” kata Kepala BPS Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, di Denpasar, Selasa, 5 Mei 2026.

Australia Dominasi, Tiongkok Melonjak 20 Persen

BPS Bali mencatat wisatawan asal Australia masih menjadi penyumbang kunjungan terbesar ke Bali dengan total 354.079 wisatawan selama triwulan pertama 2026. Jumlah tersebut meningkat 5,76 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Posisi berikutnya ditempati wisatawan asal Tiongkok sebanyak 157.242 kunjungan atau naik 20,22 persen secara tahunan.

Sementara itu, wisatawan asal India tercatat mencapai 116.943 kunjungan meski mengalami penurunan tipis sebesar 0,25 persen.

Korea Selatan juga mengalami penurunan 13,32 persen dengan total 68.873 kunjungan, dan Inggris juga menurun 4,76 persen dengan 63.364 kunjungan.

Meski secara kumulatif menunjukkan pertumbuhan positif, BPS Bali mengungkapkan tren kedatangan wisatawan secara bulanan justru mengalami penurunan sejak awal tahun.

Selama Maret 2026, jumlah kedatangan wisman langsung ke Bali tercatat sebanyak 472.070 kunjungan, atau turun 4,11 persen dibandingkan Februari 2026.

“Ada sedikit perbedaan pola selama tiga tahun terakhir ini. Kalau di 2024, dari Januari ke Februari ke Maret cenderung terus mengalami peningkatan. Di 2025 berfluktuasi, dari Januari kemudian di Februari turun, lalu di Maret kembali meningkat. Justru di tahun 2026 ini, kecenderungannya menurun dari Januari ke Februari ke Maret,” ujar Agus Gede.

BPS Bali menilai beberapa faktor memengaruhi kondisi tersebut, termasuk pembatalan penerbangan akibat konflik di Timur Tengah serta perubahan pola perjalanan wisatawan internasional.

Meski demikian, sektor pariwisata Bali masih terbantu oleh kedatangan kapal pesiar internasional yang bersandar di Pelabuhan Benoa selama Maret 2026.

Selain itu, tingginya mobilitas wisatawan juga tercermin dari data Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mencatat perlintasan penumpang mencapai 3,4 juta orang selama triwulan pertama 2026. Dari jumlah tersebut, kedatangan wisatawan asing mencapai sekitar 1,4 juta orang.

Rincian Kunjungan Wisman pada Maret 2026

Selama bulan Maret 2026 saja, BPS Bali memotret bahwa wisman terbanyak yang datang ke Bali berasal dari Australia, dengan 119.777 kunjungan atau meningkat 20,35 persen dibandingkan Februari. Disusul India dengan 42.460 kunjungan atau meningkat 14,35 persen.

“Kemudian dari Tiongkok 32.497 kunjungan, ini yang menurun 58,79 persen. Penurunannya cukup tinggi, mungkin karena bulan Februari ada perayaan Imlek sehingga kedatangan wisman Tiongkok relatif tinggi, dan kemudian kembali normal di bulan Maret,” kata dia.

Selanjutnya, wisman Inggris meningkat 25,32 persen dengan jumlah 24.206 kunjungan, dan Amerika Serikat meningkat 37,05 persen dengan 23.003 kunjungan.

“Jadi proporsinya, dari Australia itu sangat mendominasi, 25,37 persen atau seperempat lebih wisman yang datang ke Bali itu dari Australia untuk bulan Maret yang lalu,” tutur Agus Gede.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles