PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas jalan di kawasan pusat ibu kota pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kebijakan tersebut diterapkan untuk mendukung kelancaran Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta yang dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Pengaturan lalu lintas akan diterapkan mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB guna mendukung kelancaran penyelenggaraan Malam Puncak HUT Jakarta bertajuk “Menuju 5 Abad Jakarta” di kawasan Bundaran HI. Perayaan akbar tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis dan terbuka untuk umum, sehingga diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung dari berbagai wilayah.
Acara tersebut akan menampilkan konser musik dari sejumlah musisi, seperti Padi Reborn, Mahalini, Adrian Khalif, Cici Paramida, Mollucan Soul, Sania, Skarbu, dan Pasming Based.
Selain konser musik, pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai pertunjukan multimedia, seperti lighting show, video mapping, flying LED, instalasi seni ramah lingkungan, hingga peluncuran logo menuju lima abad Jakarta.
Selama periode tersebut, sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi acara akan mengalami pengalihan arus maupun pembatasan akses secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.
Kemeriahan berlanjut pada Minggu (28/6) melalui acara Jakarta Penuh Warna yang berlangsung pukul 06.00-10.00 WIB dengan menampilkan atraksi seni, budaya, olahraga, dan hiburan di kawasan Bundaran HI.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung keamanan dan kenyamanan pelaksanaan perayaan.
“Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional dan bertahap, berikut rute alternatif, kantong parkir, serta dukungan angkutan umum. Untuk mendukung kelancaran acara dan mobilitas masyarakat,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6).
Selain menerapkan rekayasa arus kendaraan, Dishub juga mengerahkan 475 personel.
“Dishub DKI Jakarta juga menerjunkan 475 personel di lapangan yang akan bertugas melakukan pengaturan lalu lintas, pengamanan, serta pelayanan kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung,” sambungnya.
Budi juga menjelaskan ada sebanyak 21 titik kantong parkir di sekitar lokasi kegiatan. Masyarakat yang menghadiri acara diimbau tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan dan menggunakan kantong parkir yang telah disediakan.
Lokasi kantong parkir tersebut berada di Pelataran Parkir IRTI Monas, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Dana Reksa, Gedung Indosat, Kementerian Pariwisata, Wisma Mandiri, TPE Sabang, Djakarta Theater, Gedung Sarinah, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Wisma Nusantara, Mandarin Oriental Hotel, The City Tower, Taman Menteng, Gedung BNI 46, Wisma 46 Outdoor, dan Gedung Wisma 46.
“Secara keseluruhan, kapasitas kantong parkir yang disediakan dapat menampung sebanyak 12.295 mobil, 8.186 sepeda motor, dan 97 bus. Budi mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disiapkan dan tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan agar arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan tetap terjaga,” ujarnya.
Daftar Ruas Jalan yang Terdampak Rekayasa Lalu Lintas
Berdasarkan info dari akun Instagram @dishubdki, pengaturan arus kendaraan akan dilakukan secara situasional pada ruas jalan yang bersinggungan langsung dengan lokasi kegiatan, yakni:
• Jalan Jenderal Sudirman (segmen Bundaran HI-Dukuh Atas)
• Jalan MH Thamrin
• Jalan M Mashabi
• Jalan Sultan Syahrir (segmen Jalan Agus Salim-Bundaran HI)
• Jalan Imam Bonjol (segmen Jalan Agus Salim-Bundaran HI)
• Jalan Kotabumi
• Jalan Teluk Betung
• Jalan Sumenep
Rute Alternatif yang Disiapkan
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Dishub DKI Jakarta menyiapkan sejumlah jalur alternatif.
• Dari Harmoni ke Semanggi
Pengendara dapat melalui Jalan Hayam Wuruk-Jalan Ir H Juanda-putar balik di simpang Jalan Veteran III-Jalan Ir H Juanda-Jalan Suryopranoto-Jalan Balikpapan-Jalan Cideng Timur-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Prof DR Satrio-putar balik-Jalan Jenderal Sudirman.
• Dari Harmoni ke Tugu Tani
Kendaraan dapat melintas melalui Jalan Ir H Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan MI Ridwan Rais.
• Dari Tugu Tani ke Harmoni
Pengendara dapat menggunakan rute Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Majapahit.
• Dari Tugu Tani ke Tanah Abang
Kendaraan dapat melalui Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Fachrudin.
• Dari Menteng ke Tanah Abang
Tersedia dua alternatif, yakni:
– Jalan Imam Bonjol-Jalan Agus Salim-Jalan KH Wahid Hasyim-Jalan KH Mas Mansyur.
– Jalan Imam Bonjol-Jalan Agus Salim-Jalan Kebon Sirih-Jalan Fachrudin.
• Dari Semanggi ke Harmoni
Pengendara dapat melalui:
– Jalan Jenderal Sudirman-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat-Jalan Suryopranoto.
– Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Karet Pasar Baru Timur III-Jalan Karet Pasar Baru Timur II– Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat-Jalan Suryopranoto.
• Dari Tanah Abang ke Stasiun Gambir
Rute yang dapat digunakan yakni Jalan Abdul Muis-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Medan Merdeka Timur.
• Dari Tanah Abang ke Tugu Tani Pengendara dapat melalui:
– Jalan Jati Baru Raya-Jalan Kebon Sirih.
– Jalan Fachrudin-Jalan KH Wahid Hasyim-Jalan Agus Salim-Jalan Kebon Sirih.
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang hendak melintas di pusat Jakarta diimbau mengatur perjalanan lebih awal dan memanfaatkan rute alternatif yang telah disiapkan guna menghindari kepadatan lalu lintas.
Lebih lanjut Budi juga mengimbau masyarakat yang akan menghadiri Perayaan Malam Puncak HUT Ke-499 Menuju 5 Abad Jakarta untuk memanfaatkan transportasi umum.
“Untuk memudahkan mobilitas menuju lokasi acara, masyarakat kami imbau memanfaatkan transportasi umum, menggunakan kantong parkir resmi yang telah disediakan, serta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan,” pungkas Budi.



