PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di ranah kuliner internasional. Dalam peringkat “Top Deep-Fried Dishes in Southeast Asia” versi TasteAtlas 2026, enam gorengan khas Indonesia berhasil masuk dalam daftar 10 besar gorengan terbaik se-Asia Tenggara, dengan Batagor menempati posisi teratas di antara puluhan camilan goreng dari seluruh kawasan.
Daftar tersebut disusun oleh TasteAtlas, sebuah platform panduan kuliner global yang memeringkat makanan tradisional dan jajanan lokal berdasarkan ulasan pengguna, termasuk foodies dan pengamat kuliner dari berbagai negara. Penilaian ini mencerminkan popularitas serta kualitas cita rasa makanan gorengan yang dinikmati di tingkat regional hingga internasional.
Dalam daftar “Top 43 Southeast Asian Deep-Fried Dishes” yang dirilis TasteAtlas pada awal 2026, sejumlah makanan gorengan dari Indonesia tampil dominan dan mengungguli hidangan serupa dari negara tetangga.
Batagor menyabet peringkat pertama gorengan terenak se-Asia Tenggara menurut TasteAtlas. Jajanan kaki lima asal Bandung, Jawa Barat, ini mendapat rating 4,4 dari 5, mengalahkan karipap asal Malaysia. Situs ini menggambarkan batagor sebagai salah satu camilan berbahan dasar ikan dan kulit pangsit yang populer di Indonesia.
Selain batagor, ayam goreng, pempek, tempe mendoan, bebek goreng, dan gorengan aneka bahan (tahu, pisang), juga masuk daftar gorengan terenak se-Asia Tenggara 2026.
Berikut daftar lengkap 10 gorengan terenak di Asia Tenggara versi TasteAtlas 2026:
- Batagor (Bandung, Indonesia)
- Karipap (Malaysia)
- Lumpiang Shanghai (Filipina)
- Ayam goreng (Indonesia)
- Pempek (Palembang, Indonesia)
- Lechon kawali (Filipina)
- Gorengan (Indonesia)
- Tempe mendoan (Purwokerto Barat, Indonesia)
- Bebek Goreng (Indonesia)
- Cha gio (Ho Chi Minh City, Vietnam)




