24.9 C
Jakarta
Wednesday, February 11, 2026
spot_img

Diakui ASEAN, Kebun Raya Bogor Jadi Model Wisata Konservasi Perkotaan

PETISI BRAWIJAYA MEDIA, JAKARTA – Kebun Raya Bogor kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung pariwisata regional setelah meraih penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award 2026 dalam kategori Urban di ajang ASEAN Tourism Awards 2026. Penghargaan ini menjadikan Kebun Raya Bogor sebagai model wisata konservasi perkotaan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan pada rangkaian ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 yang digelar di Cebu, Filipina, pada 30 Januari 2026. Kebun Raya Bogor dinilai berhasil memadukan fungsi konservasi lingkungan, edukasi, dan pariwisata berkelanjutan dengan efektif di tengah kawasan perkotaan.

Direktur PT Mitra Natura Raya (MNR), Marga Anggrianto, selaku pengelola pariwisata Kebun Raya Bogor yang bermitra dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas segala upaya menjaga keseimbangan antara konservasi dan pariwisata.

Menurutnya, prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan dalam mengelola Kebun Raya Bogor secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini adalah apresiasi bagi seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi lingkungan dan pariwisata. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan sesuai standar internasional,” ujar Marga, Rabu, 4 Februari 2026.

Adapun ASEAN Tourism Awards merupakan bagian dari standarisasi destinasi pariwisata negara-negara anggota ASEAN. Penilaian meliputi sejumlah aspek, antara lain:

  • Efektivitas pengelolaan lingkungan
  • Keberlanjutan kawasan
  • Keterlibatan masyarakat
  • Integrasi konservasi keanekaragaman hayati dengan layanan pariwisata

Program ini berfokus pada prinsip keberlanjutan, inklusivitas, dan kualitas layanan, serta berperan dalam memperkuat posisi ASEAN sebagai destinasi wisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Dengan luas mencapai sekitar 87 hektare di tengah Kota Bogor dan koleksi lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan, Kebun Raya Bogor bukan hanya tempat wisata. Ia juga menjadi pusat penelitian botani, edukasi konservasi, serta ruang terbuka hijau yang memberi manfaat sosial dan ekologis bagi warga dan wisatawan.

Sebagai kebun raya tertua di Asia Tenggara yang didirikan sejak 1817, Kebun Raya Bogor terus berevolusi menjadi ikon edukasi dan konservasi yang mendukung prinsip pariwisata modern, yakni menjaga lingkungan sambil memberikan pengalaman wisata berkualitas.

Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat posisi Kebun Raya Bogor sebagai destinasi unggulan, tetapi juga memperkokoh citra Indonesia sebagai negara yang mampu mengembangkan pariwisata hijau berbasis riset dan konservasi di tingkat regional. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi pengembangan destinasi wisata berkelanjutan lainnya di Indonesia maupun ASEAN.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

1,459FollowersFollow
7,451FollowersFollow
7,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles